SOLOBALAPAN.COM – Bakso Remaja Gading langsung diserbu warga di hari pertama buka kembali setelah ditutup sementara selama empat hari.
Sebanyak 500 porsi bakso gratis ludes dalam hitungan jam, Jumat (8/11/2025).
Antusiasme warga ini sekaligus menjadi momen pemulihan nama baik warung bakso yang berdiri sejak tahun 1990 tersebut.
Momen ini terjadi setelah Pemerintah Kota Surakarta (Pemkot Solo) secara resmi memastikan bahwa Bakso Remaja Gading 100 persen halal, menepis dugaan penggunaan bahan non-halal yang sempat viral.
Pemkot dan Polisi Beri Dukungan Moral
Dilansir dari Jawa Pos Radar Solo, antrean sudah mengular di depan warung yang berlokasi di Jl. Veteran, Joyosuran, Pasar Kliwon, sejak jam operasional dibuka.
Suasana kian ramai saat rombongan Pemkot Surakarta—termasuk Wali Kota Solo Respati Ardi, jajaran kepolisian (Polresta Surakarta), dan HIPMI—ikut datang dan menyantap sajian (ngiras) di lokasi.
Pembagian ratusan porsi bakso gratis ini merupakan bentuk dukungan moral dari instansi terkait.
“Ini wujud kepedulian teman-teman pemerintah, jajaran Polresta Surakarta dan HIPMI. Ini rezekinya Bakso Remaja,” ujar Wali Kota Surakarta, Respati Ardi.
Pemilik Bahagia, Pelanggan Lama Yakin Penuh
Thirthania Laura Damayanti, pemilik Bakso Remaja, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Hari ini sekitar 500 porsi. Biasanya sehari hanya sekitar 100 porsi. Semoga customer bisa percaya lagi dan datang ke Bakso Remaja,” ujarnya.
Para pelanggan lama juga tampak hadir untuk menegaskan keyakinan mereka. Salah satunya Vivi, pelanggan asal Baki, Sukoharjo.
“Saya sudah lima tahun menjadi pelanggan di sini. Kalau tidak halal, pasti saya tidak mau. Setelah ada pernyataan resmi dari Pemkot Solo, saya makin yakin. Jadi pecinta bakso tidak perlu khawatir datang ke sini, sudah dipastikan halal,” kata Vivi.
Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa Bakso Remaja Gading tetap menjadi salah satu ikon kuliner Solo yang dicintai para pecinta bakso. (ves/dam)
Editor : Damianus Bram