Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Abdul Kadir Audah: PKS Solo Tak Segan Tegur Mas Wali Jika Langgar Aspirasi Masyarakat

Silvester Kurniawan • Sabtu, 8 November 2025 | 17:03 WIB

Jajaran pengurus DPW PKS Solo berkunjung ke kantor redaksi Radar Solo guna bertukar gagasan demi kebaikan kota Solo.
Jajaran pengurus DPW PKS Solo berkunjung ke kantor redaksi Radar Solo guna bertukar gagasan demi kebaikan kota Solo.

SOLO, SOLOBALAPAN.COM — Kepengurusan baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Solo menegaskan komitmennya untuk tetap kritis terhadap kebijakan Pemerintah Kota Surakarta.

Meski berada di barisan Koalisi Indonesia Maju Plus (KIMplus), partai ini siap memberi teguran keras apabila ada kebijakan yang dianggap merugikan rakyat.

Pada Jumat (7/11) siang, jajaran pengurus PKS Solo melakukan kunjungan ke Kantor Jawa Pos Radar Solo.

Baca Juga: Apa Akun TikTok Solomon Henderson? Viral Diduga Pelaku Peledakan Bom SMAN 72 Kelapa Gading, Kini Medsosnya Jadi Incaran

Dalam pertemuan tersebut, mereka bertukar gagasan dengan jajaran redaksi membahas capaian Pemkot Surakarta yang baru dipimpin oleh kepala daerah dan wakil kepala daerah yang belum genap setahun menjabat.

“Media massa saya harap bisa menjadi mitra untuk menjaga demokrasi di Kota Solo agar aspirasi masyarakat tersalurkan dan kebijakan pemerintah bisa diawasi publik,” ujar Ketua DPD PKS Kota Solo, Abdul Kadir Audah.

Ia menegaskan, media dan partai politik sama-sama memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Dengan semangat kritis, PKS ingin menjadi mitra koalisi yang bermartabat, menjunjung tinggi etika, norma, dan integritas.

Baca Juga: Ella Muhammad Siapa? Ngaku Capek dengan Jule, Julia Prastini Istri Na Daehoon Malah Full Senyum Sama Pria Lain

“Tidak sekadar berkoalisi, jika ada kebijakan yang mencederai rakyat, kami harus menegur Mas Wali dan Mbak Wawali,” tegasnya.

Selain itu, PKS Solo menyoroti rendahnya serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Solo. Salah satu upaya yang mereka dorong ialah memaksimalkan setoran dividen dari BUMD-BUMD daerah.

Baca Juga: Sindir Aparat, Roy Suryo Minta Hukum Adil Usai Jadi Tersangka: 'Itu Terpidana Inisial SM 6 Tahun Masih Bebas'

Abdul Kadir juga mengingatkan pentingnya optimalisasi birokrasi dan penerapan aturan jaminan produk halal agar masyarakat lebih terlindungi sebagai konsumen.

“Ada PR bagi Mas Wali untuk optimalisasi birokrasi agar lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. (ves/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#PKS Kota Solo #Koalisi Indonesia Maju Plus #abdul kadir #Ketua DPD PKS #KIM plus