Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Warga Klaten Semringah! Pemkab Klaten Salurkan Bansos Senilai Rp 587,9 Juta Bagi 1.069 Penerima, Sasar Kelompok Rentan yang 'Terlewat' Pusat

Laila Zakiya • Kamis, 6 November 2025 | 18:23 WIB
Penyaluran Bantuan Sosial untuk Warga Klaten.
Penyaluran Bantuan Sosial untuk Warga Klaten.

SOLOBALAPAN.COM – Kabar gembira datang dari Kota Bersinar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten baru saja mengawali babak baru dalam upaya pemerataan kesejahteraan warganya.

Melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dissos dan P3APPKB), Pemkab Klaten mulai menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) yang dananya murni bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Langkah strategis ini bukanlah tanpa alasan.

Bansos APBD ini dikhususkan bagi kelompok rentan yang selama ini belum tersentuh oleh uluran bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Sebuah inisiatif baru yang menunjukkan perhatian mendalam Pemkab Klaten terhadap lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

Fokus Pada Tiga Kelompok Utama

Kepala Dissos P3APPKB Klaten, Puspo Enggar Hastuti, menjelaskan bahwa penyaluran dana ini adalah bagian dari upaya menyeluruh untuk memastikan zero exclusion dalam hal kesejahteraan.

Program ini secara spesifik menyasar tiga kategori penerima utama.

"Alhamdulillah kami menyalurkan bansos dengan sasaran lansia terlantar, kemudian orang dengan kedisabilitasan berat (ODKB), dan anak di luar panti. Penyaluran dimulai tanggal 4 November kemarin," ungkap Puspo saat ditemui di Kantor Diskominfo Klaten, Rabu (5/11/2025).

Total alokasi dana yang dikucurkan Pemkab Klaten untuk program perdana ini mencapai angka fantastis, yaitu Rp 587.950.000.

Dana ini didistribusikan kepada 1.069 penerima, di mana setiap individu berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp 550.000.

Rincian Penerima Bansos APBD Klaten (Total 1.069 Orang):

Lansia Terlantar: 574 orang

Orang dengan Kedisabilitasan Berat (ODKB): 280 orang

Anak di Luar Panti: 215 orang

Kolaborasi Cepat dan Tepat Sasaran

Proses penyaluran bantuan diawali dengan langkah cepat dan kolaboratif.

Serah terima bantuan perdana dilakukan pada kegiatan Sambung Rasa di Desa Kedungan, Kecamatan Pedan.

Dalam kesempatan tersebut, Dissos dan P3APPKB menjalin kerja sama erat dengan Bank Jateng untuk mempermudah akses.

"Alhamdulillah juga support dari Bank Jateng. Kami membuka layanan di sana. Jadi khusus penerima bantuan dari Kecamatan Pedan bisa dilayani di lokasi Sambung Rasa kemarin. Kurang lebih ada 80 penerima," tambah Puspo, menggarisbawahi efisiensi layanan yang diberikan.

Puspo kembali menegaskan kunci utama dari program bansos APBD ini, yaitu menyasar mereka yang benar-benar belum pernah terdata di program bantuan pusat. Tujuannya adalah menutup celah gap bantuan sosial.

"Yang pastinya, yang penerima sudah masuk data kami. Bagi yang sudah menerima bansos dari kementerian itu tidak kami loloskan.. Jadi ini kami berikan kepada mereka yang sama sekali belum pernah menerima bantuan dari Kementerian Sosial," tegasnya.

Penerima bantuan ini merupakan kelompok keluarga tidak mampu yang terdata dalam desil 1 sampai desil 5 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dissos dan P3APPKB menargetkan seluruh proses penyaluran dana rampung paling lambat Sabtu, 8 November 2025.

Bagi penerima di luar Kecamatan Pedan, akses pengambilan dana pun dipermudah.

“Bagi penerima di luar Kecamatan Pedan, pengambilan bantuan dapat dilakukan di kantor atau cabang Bank Jateng yang tersebar di wilayah kecamatan dengan menunjukkan KTP,” tutupnya.

Program penyaluran bansos yang didanai APBD ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan, dan diharapkan dapat menjadi program rutin tahunan Pemkab Klaten.

Hal ini merupakan wujud nyata perhatian kepemimpinan daerah terhadap kesejahteraan rakyat.

"Pastinya kan di sini memberikan bantuan kepada masyarakat ataupun menyejahterakan masyarakat, pastinya ini juga menjadi program beliau Mas Bupati dan Mas Wakil Bupati," pungkas Puspo. (ren/lz)

Editor : Laila Zakiya
#ODKB #Bansos APBD #klaten #lansia