SOLOBALAPAN.COM - Grup Riset Midwifery Innovation dari Program Studi Kebidanan, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA test) bagi perempuan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Mondokan, Kabupaten Sragen.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Grup Riset Midwifery Innovation yang berfokus pada inovasi pelayanan kebidanan berbasis deteksi dini dan pencegahan kanker serviks, dengan menggandeng tenaga kesehatan setempat serta mahasiswa kebidanan UNS.
Pemeriksaan IVA test dilakukan secara gratis bagi masyarakat, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan deteksi dini terhadap kanker serviks sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia.
Ketua Grup Riset Midwifery Innovation, Dr. Revi Gama Hatta Novika, SST., Bdn., M.Kes, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi akademisi dalam memperkuat layanan promotif dan preventif di tingkat primer.
“Kanker serviks adalah penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dan dideteksi sejak dini. Melalui IVA test, perempuan dapat mengetahui kondisi kesehatan serviksnya secara cepat, aman, dan terjangkau. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya pemeriksaan rutin,” ujar Dr. Revi.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan tim dosen dan mahasiswa kebidanan, bekerja sama dengan Bidan Puskesmas Mondokan dan perangkat desa setempat.
Selain pemeriksaan IVA test, tim juga memberikan edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan kanker serviks, termasuk pentingnya vaksinasi HPV, pola hidup sehat, serta tindak lanjut pemeriksaan bagi peserta dengan hasil positif IVA.
Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 40 perempuan berpartisipasi dalam pemeriksaan IVA test.
Beberapa peserta yang memerlukan tindak lanjut akan diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan rujukan.
Melalui kegiatan ini, Grup Riset Midwifery Innovation berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi pelayanan kebidanan yang berorientasi pada peningkatan mutu dan jangkauan layanan kesehatan perempuan. (***)