Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Tragis! Mahasiswi Psikologi UIN Solo Nekat Akhiri Hidup dari Gedung Lab, Tinggalkan Pesan: "Berjuang Hadapi Mentalku yang Bergejolak"

Alfida Nurcholisah • Jumat, 17 Oktober 2025 | 22:26 WIB
Mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta melompat dari rooftop Gedung Laboratorium.
Mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta melompat dari rooftop Gedung Laboratorium.

SOLOBALAPAN.COM – Aksi tragis bunuh diri terjadi di UIN Raden Mas Said Surakarta.

Seorang mahasiswi semester 5 berinisial H dari Program Studi Psikologi nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 4 Gedung Laboratorium Kampus, pada Jumat (17/10/2025) sekitar pukul 10.45 WIB.

Mahasiswi tersebut diketahui telah lama mengidap penyakit mental gangguan Bipolar, yang mengharuskannya mengonsumsi obat hingga enam kapsul setiap harinya.

Sebelum insiden, korban sempat menuliskan kondisi batinnya dalam buletin kampus UIN Solo, Serambi Kata, edisi 10 Oktober 2025.

“Kondisiku kurang baik, bisa dibilang sangat tidak baik. Aku berjuang menghadapi mentalku yang bergejolak terlalu kencang walau sudah minum obat sehari enam kapsul,” ungkap korban dalam tulisannya.

Kronologi dan Kondisi Korban di Lokasi

Saksi di lokasi, Kukuh Satria, mendengar suara korban jatuh dan mengenai mobil yang terparkir sebelum tergeletak di jalan.

“Aku tadi mau ke kantin terus mendengar suara ada yang jatuh dan mengenai mobil, dan ketika aku lihat ternyata ada mahasiswa yang sudah tergeletak di samping mobil,” ungkap Satria.

Saat diperiksa ke rooftop Gedung Laboratorium, Satria menemukan kursi dan pijakan batako yang tersandar di sudut gedung, menguatkan dugaan bahwa korban memang sengaja melompat.

Korban segera dilarikan ke RS UNS dalam kondisi kritis dan meninggal dunia tak lama setelah mendapatkan perawatan.

Korban Sempat Survei Gedung dan Punya Riwayat Bipolar

Anggota Satreskrim Polsek Kartasura, Hermawan, mengungkapkan bahwa korban sudah menunjukkan niat bunuh diri sebelumnya.

“Sebelumnya memang korban sempat bilang ke rekannya bahwa ingin bunuh diri, temannya juga mengungkapkan korban pernah survei gedung,” jelasnya kepada awak media.

Triyono, Kaprodi Psikologi Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, membenarkan riwayat penyakit korban.

“Saat pemberlajaran dia itu anak yang aktif, tapi memang orang tua, teman, dan dosen pembimbingnya sudah tahu kalau dia punya riwayat bipolar,” imbuhnya.

Triyono menambahkan, korban mengalami patah di kedua kakinya.

Tragedi ini menjadi peringatan keras akan urgensi penanganan kesehatan mental di lingkungan kampus. (alf/dam)

Editor : Damianus Bram
#meninggal #bipolar #bunuh diri #mahasiswi #lompat #sukoharjo #UIN RM Said Surakarta #UIN Solo