SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk tronton bermuatan hebel terjadi di Jalan Raya Sragen–Ngawi, tepatnya di depan tambal ban milik Suwarno, Dukuh Kenatan, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Selasa (14/10) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.46 WIB itu membuat suasana di sekitar lokasi mendadak mencekam.
Truk Hino Tronton bernomor polisi L-8037-UI terguling di tikungan setelah sebelumnya menyerempet pesepeda dan menimpa mobil Daihatsu Luxio yang tengah berhenti di pinggir jalan.
Baca Juga: Kenapa Beberapa Hari Terakhir Matahari Terasa Lebih Menyengat? Begini Ternyata Penjelasannya
Akibat insiden ini, satu orang mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan truk dalam posisi terbalik dengan ban menghadap ke atas, sementara ribuan batu hebel berserakan menutupi sebagian badan jalan.
Sebuah ambulans terlihat siaga membantu proses evakuasi korban bersama petugas Satlantas Polres Sragen dan warga setempat.
Arus lalu lintas di jalur utama Sragen–Ngawi sempat tersendat beberapa waktu hingga material berhasil disingkirkan dari jalan.
Kasat Lantas Polres Sragen, Iptu Kukuh Tirto S. Leksono, menjelaskan kronologi kejadian.
“Truk yang dikemudikan oleh Nova (32) melaju dari arah timur ke barat. Saat melintas di jalan menikung, pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraan, sehingga truk menyerempet pesepeda dan akhirnya terguling,” ungkapnya.
Korban pesepeda diketahui bernama Damto (64), warga Magetan. Ia mengalami fraktur tertutup pada lengan kanan serta luka lecet di pelipis, tangan, dan kaki. Korban segera dilarikan ke RSUD Sragen untuk menjalani perawatan intensif.
Muatan hebel truk yang tumpah juga menimpa mobil Daihatsu Luxio AD-1308-XE yang sedang berhenti di pinggir jalan untuk mengisi angin.
Mobil tersebut dikemudikan oleh Edi Prawoto (46), warga Sragen. Salah satu penumpang Luxio, Sukarjo (73), mengalami luka lecet ringan, sementara empat penumpang lainnya dipastikan selamat.
“Kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap pengemudi truk. SIM BII Umum milik yang bersangkutan juga belum ditemukan,” tambah Iptu Kukuh.
Polisi mengimbau para pengemudi, terutama kendaraan besar, agar lebih berhati-hati di jalur menikung dan tidak memaksakan kecepatan tinggi, mengingat karakteristik jalan yang rawan kecelakaan di kawasan Gondang.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan,” tutupnya. (din/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto