Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Inovasi Pendidikan Digital: Kepala Sekolah TK Negeri Purwantoro Ciptakan “Si Tujuh” untuk Kuatkan Karakter Anak

Damianus Bram • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 23:25 WIB
Kepala Sekolah TK Negeri Purwantoro Dewi Lestari, S.Pd.M.Pd ciptakan aplikasi "Si Tujuh"
Kepala Sekolah TK Negeri Purwantoro Dewi Lestari, S.Pd.M.Pd ciptakan aplikasi "Si Tujuh"

SOLOBALAPAN.COM – Di tengah derasnya arus digital, TK Negeri Pembina Purwantoro di Wonogiri melahirkan inovasi cerdas bernama “Si Tujuh”.

Aplikasi berbasis Android ini adalah singkatan dari Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH), dirancang untuk menjembatani kolaborasi digital antara sekolah dan orang tua dalam penguatan karakter anak usia dini.

Inovasi ini lahir dari kesadaran bahwa karakter anak terancam rapuh di era digital.

Hasil penelitian awal menunjukkan betapa minimnya keterlibatan orang tua: hanya 20% yang memahami tugas mendampingi anak, dan hanya 50% yang rutin melaporkan perkembangan anak di rumah.

Si Tujuh: Aplikasi untuk 7 Kebiasaan Anak Hebat

Kepala Sekolah TK Negeri Pembina Purwantoro Dewi Lestari, S.Pd.M.Pd berinovasi menciptakan Si Tujuh sebagai solusi. Aplikasi ini berfungsi memantau dan menumbuhkan tujuh kebiasaan anak hebat yang menjadi fokus utama:

  1. Bangun Pagi

  2. Beribadah

  3. Berolahraga

  4. Makan Sehat dan Bergizi

  5. Gemar Belajar

  6. Bermasyarakat

  7. Tidur Cepat

Aplikasi ini dilengkapi berbagai fitur menarik, seperti Aktivitasku (laporan harian orang tua), Dongeng Seru, Permainan Tradisional, Lagu Sahabat, dan menu komunikasi langsung Lapor Bu Dewi.

Fitur-fitur ini menjadi sarana pendidikan karakter yang berakar pada budaya lokal.

Dampak Nyata: Keterlibatan Orang Tua Meroket Hingga 95%

Implementasi Si Tujuh dilakukan melalui tiga tahap: sosialisasi, pendampingan, dan pelaksanaan.

Orang tua didampingi agar mampu mengisi laporan aktivitas anak secara mandiri melalui aplikasi.

Data yang terkumpul menjadi bahan refleksi bagi guru dan orang tua, mengubah komunikasi satu arah menjadi dialog edukatif dua arah. Dari hasil refleksi, aplikasi ini terbukti sukses:

Inovasi ini membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi jembatan yang menghubungkan nilai, aksi, dan refleksi dalam pendidikan anak usia dini.

Si Tujuh ingin menjadi gerakan bersama, memastikan pendidikan karakter bukan hanya program sekolah, melainkan tanggung jawab bersama antara keluarga dan pendidik. (*)

Editor : Damianus Bram
#Si Tujuh #karakter anak #Aplikasi Si Tujuh #inovasi digital #TK Negeri Purwantoro