Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kasus Anak TK di Sangkrah Terluka Akibat Gunting, Pemkot Surakarta Lakukan Penelusuran

Silvester Kurniawan • Selasa, 16 September 2025 | 16:45 WIB

Siswa TK di Surakarta Alami Luka Kelamin Digunting Teman Saat Belajar Prakarya
Siswa TK di Surakarta Alami Luka Kelamin Digunting Teman Saat Belajar Prakarya

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Sebuah kasus menghebohkan terjadi di TK Aisyiyah 10 Sangkrah, Pasar Kliwon, Surakarta.

Seorang siswa berusia sekitar 5 tahun mengalami luka pada alat kelaminnya setelah digunting oleh teman sekelas saat kegiatan prakarya di sekolah, Kamis (14/9/2025).

Peristiwa tersebut awalnya terungkap dari keluhan akun Instagram @huzaifayusuf30 yang ditujukan langsung ke akun Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani.

Dalam komentar yang diunggah pada Minggu (14/9), akun tersebut meminta perhatian pemerintah kota terkait insiden yang menimpa keponakannya.

Baca Juga: Siapa Syahira Hamzah? Benarkah Selingkuhan Ahmad Assegaf Suami Tasya Farasya? Geger Sang Selebgram Ajukan Gugatan Cerai

“Bu Astrid tolong dibantu keponakan saya yang masih TK dipotong ti2dnya sama teman sekelasnya. Kejadian di sekolah TK Sangkrah, saat jam pelajaran,” tulis akun tersebut.

Postingan itu segera direspons Astrid dengan balasan singkat, “Segera kami kawal nggih.” Akun pengadu pun menambahkan agar pemerintah memberi perhatian pada pemulihan fisik dan psikis korban.

Pemerintah Kota Surakarta Dalami Kasus

Saat ditemui awak media, Astrid menegaskan pihaknya sedang mendalami laporan tersebut.

Baca Juga: Sempat Memanas, Uya Kuya dan Sherina Munaf Akhirnya Damai soal Kasus Kucing yang Hilang, Ini Kronologi Lengkapnya

“Itu baru kami cek kebenarannya dengan dinas terkait. Nanti akan ditelusuri bagaimana kronologinya, kondisi korban, serta tindak lanjut yang diperlukan,” jelas Astrid, Senin (15/9).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, juga membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, kejadian bermula ketika para siswa mengikuti pelajaran prakarya dengan kegiatan menggunting dan menempel kertas.

Setelah kegiatan selesai, seluruh gunting sudah dikumpulkan, namun entah bagaimana salah satu anak bisa mengambil kembali gunting tersebut hingga melukai korban.

“Korban terluka di bagian alat kelamin. Dari informasi guru, saat itu pengawasan agak longgar. Namun peristiwa ini bukan kekerasan, melainkan ketidaksengajaan. Anak yang melukai tidak tahu bahayanya,” kata Dwi.

Baca Juga: Heboh Isu Shell PHK Karyawan Buntut Kebijakan Bahlil Lahadalia Larang Impor BBM, Benarkah Pertamina Kembali Monopoli?  

Penanganan dan Mediasi

Korban telah mendapat perawatan medis, bahkan sekalian dilakukan khitan. Pihak keluarga korban dan pelaku sudah dipertemukan melalui mediasi bersama pihak sekolah.

Keponakan jadi korban, Curhat di akun Instagram Wawali
Keponakan jadi korban, Curhat di akun Instagram Wawali

“Trauma healing diberikan kepada korban, sementara sekolah kami minta meningkatkan keamanan terutama terkait penggunaan alat pelajaran tajam,” tambah Dwi.

Meski sempat dilaporkan ke polisi, kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan dengan fokus pada pemulihan kondisi fisik dan psikis korban. (ves/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#TK Aisyiyah #wakil wali kota surakarta #insiden #kepala dinas pendidikan #Astrid Widayani