Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Ada Dugaan Mobil Milik Bank Jateng Wonogiri yang Bawa Kabur Uang Rp10 Miliar Ditemukan di Karanganyar, Polisi Buka Suara

Antonius Christian • Rabu, 3 September 2025 | 22:44 WIB
Avanza Veloz nopol H 1959 UF yang diduga mobil operasional Bank Jateng Wonogiri untuk membawa uang tunai Rp 10 miliar. Mobil ditemukan di lahan kosong Perum Puri Gajah Permai, Colomadu, Karanganyar.
Avanza Veloz nopol H 1959 UF yang diduga mobil operasional Bank Jateng Wonogiri untuk membawa uang tunai Rp 10 miliar. Mobil ditemukan di lahan kosong Perum Puri Gajah Permai, Colomadu, Karanganyar.

SOLOBALAPAN.COM – Kasus raibnya mobil operasional berisi uang tunai Rp10 miliar yang dibawa kabur sopir bank terus menjadi sorotan.

Mobil tersebut disebut-sebut merupakan milik Bank Jateng Cabang Wonogiri.

Insiden itu terjadi di area parkir Bank Jateng Solo, Jalan Slamet Riyadi, kawasan Gladak, Senin (1/9/2025).

Mobil operasional mendadak hilang saat masih dalam proses pemindahan uang miliaran rupiah.

Dugaan Mobil Ditemukan di Karanganyar

Informasi yang beredar menyebut mobil tersebut telah ditemukan di lahan kosong Perum Puri Gajah Permai, Colomadu, Karanganyar, Rabu (3/9/2025) pagi.

Bahkan, beredar foto kendaraan yang diduga mobil operasional Bank Jateng Wonogiri, yakni Avanza Veloz dengan nomor polisi H 1959 UF.

Meski demikian, polisi memastikan fakta berbeda.

Polisi Tegaskan Mobil Belum Ditemukan

Kasat Reskrim Polresta Surakarta, AKP Prastiyo Triwibowo, menegaskan hingga saat ini mobil maupun terduga pelaku masih dalam pengejaran.

“Sampai detik ini, baik mobil maupun terduga pelaku masih belum ditemukan. Anggota di lapangan terus melakukan pengejaran dan penelusuran,” tegas Prastiyo, Rabu (3/9/2025).

Menurutnya, uang Rp10 miliar tersebut terdiri dari Rp6 miliar yang diambil dari Kantor Perwakilan BI Cabang Solo, serta Rp4 miliar dari Bank Jateng Cabang Solo Gladak.

Dari total Rp4 miliar, sebagian sudah masuk ke boks sesuai SOP. Namun, masih ada kekurangan Rp1 miliar yang seharusnya menyusul.

Saat teller menunggu tambahan dana tersebut, sopir bersama mobil tiba-tiba hilang dari lokasi.

Rekaman CCTV memperlihatkan mobil keluar dari area sekitar pukul 12.20 WIB. Saat dihubungi, sopir tidak merespons.

Polisi Dalami Prosedur Pengamanan Dana

Kasat Reskrim menegaskan penyelidikan mendalam sedang dilakukan, termasuk soal prosedur pengamanan uang dan alasan penggunaan mobil penumpang untuk operasional pengangkut dana.

“Kami pastikan akan terus mendalami informasi yang ada. Proses pemanggilan saksi tambahan juga berjalan sesuai SOP. Mohon dukungan doa agar mobil dan pelaku segera bisa ditemukan,” pungkasnya.

Hingga kini, mobil dan sopir yang membawa uang Rp10 miliar tersebut belum terlacak keberadaannya. Polisi memastikan pencarian terus dilakukan secara intensif. (atn/dam)

Editor : Damianus Bram
#bank jateng wonogiri #mobil operasional #bank jateng #10 miliar #polresta surakarta