SOLOBALAPAN.COM – Aksi solidaritas driver ojek online (ojol) di Kota Solo berakhir ricuh, Jumat (29/8/2025).
Kericuhan pecah di depan Markas Komando (Mako) Brimob, Manahan, ketika ratusan massa bentrok dengan aparat. Polisi melepaskan gas air mata untuk membubarkan aksi.
Situasi makin memanas setelah beredar sebuah video di TikTok yang diunggah akun @driverandalan05.
Rekaman itu memperlihatkan seorang driver ojol mengalami luka di bagian kaki yang diduga akibat terkena tembakan.
Korban langsung ditolong sesama driver dan mendapat bantuan dari aparat TNI.
Video tersebut dengan cepat viral dan memicu perdebatan di media sosial. Banyak warganet menyayangkan tindakan represif yang terlihat dalam aksi tersebut.
“Ana sing ketembak,” tulis akun @Sudah.Sembuh.Total.
“Rakyat tanpa senjata, polisi segala tank, gas air mata,” komentar @Kheyla.R.
“Peluru karet apa tajam,” tanya akun @rewq543210.
Hingga berita ini ditulis, redaksi Radar Solo dan Solobalapan.com masih berupaya meminta klarifikasi kepada pihak berwenang terkait dugaan penembakan tersebut, namun belum mendapatkan respon resmi. (dam)
Editor : Damianus Bram