BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda seluruh wilayah Kecamatan Banyudono dan sebagian Kabupaten Boyolali pada Senin sore (4/8), memakan korban.
Sebuah bangunan joglo yang baru berdiri di tengah area persawahan Desa Ngaru Aru, Kecamatan Banyudono, ambruk sekitar pukul 16.30 WIB. Joglo berukuran sekitar 14x14 meter persegi tersebut roboh akibat terpaan cuaca ekstrem.
Belum diketahui pasti jumlah kerugian materiil. Namun, insiden tersebut menyebabkan dua orang warga yang sedang berteduh di bawah bangunan itu menjadi korban.
Baca Juga: Digerebek BNN di OKI Sumsel, Haji Sutar Itu Siapa dan Apa Hubungannya dengan Kasus Narkoba?
Korban pertama, Sujiman (60), warga Dukuh Jetis, Desa Bangak, Banyudono, mengalami luka serius di bagian kepala setelah tertimpa balok kayu. Sedangkan korban kedua, Suwardi (58), warga Desa Ketaon, mengalami luka pada bagian ka0ki.
Warjianto, warga sekitar yang berada di lokasi, menyebut bahwa Sujiman memang kerap berteduh di sekitar joglo tersebut. Joglo itu diketahui milik Pemerintah Desa Ngaru Aru.
“Memang hampir tiap hari beliau di sana. Kalau yang satu lagi, Suwardi, kemungkinan hanya sekadar berteduh,” jelas Warjianto.
Baca Juga: Ditambah 18 Agustus 2025, Ini Link PDF SKB 3 Menteri soal Libur Nasional Lengkap hingga Akhir Tahun
Saat bangunan roboh, warga yang mengetahui kejadian langsung berbondong-bondong datang untuk memberikan pertolongan. Salah satu korban, Sujiman, sempat terjepit di bawah balok kayu.
“Korban Sujiman awalnya hendak lari ke arah selatan, tapi malah tertimpa lebih dulu. Yang satu lagi sempat lari ke arah barat sebelum bangunan roboh,” lanjutnya.
Sujiman mengalami luka di bagian pelipis dan kepala, namun saat dievakuasi warga masih dalam kondisi sadar. Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Indriati Boyolali sekitar pukul 17.30 WIB untuk mendapatkan perawatan intensif.
Baca Juga: Anies Baswedan Sambut Baik Abolisi untuk Tom Lembong, Sampaikan Pesan Penting untuk Penegakan Hukum
Kapolsek Banyudono, AKP Agus Satrio, membenarkan kejadian tersebut.
“Saat ini korban sudah mendapat perawatan di RS Indriati,” ujarnya singkat.
Sebelumnya, hujan deras dan angin kencang menerjang wilayah Banyudono sejak pukul 16.30 WIB, menyebabkan kerusakan pada sejumlah area termasuk bangunan joglo tersebut. (fid/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto