Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kronologi Penemuan 4 Bocah dengan Kaki Dirantai di Andong, Boyolali, Diduga Korban Eksploitasi

Damianus Bram • Senin, 14 Juli 2025 | 19:09 WIB
Warga Desa Mojo, Andong, Boyolali membebaskan kaki sejumlah bocah yang dirantai di rumah  Siswono Putra.
Warga Desa Mojo, Andong, Boyolali membebaskan kaki sejumlah bocah yang dirantai di rumah Siswono Putra.

SOLOBALAPAN.COM – Sebuah kejadian memilukan terjadi di Desa Mojo, Kecamatan Andong, Boyolali, di mana warga menemukan 4 bocah yang terikat rantai di sebuah rumah.

Insiden ini menjadi viral setelah terungkap bahwa anak-anak tersebut diduga menjadi korban eksploitasi.

Awal Penemuan Bocah Dirantai

Pada Minggu (13/7/2025) dini hari, seorang anak bernama MAF (11) tertangkap tangan sedang mencuri uang dari kotak amal di Masjid Darussalam Desa Kacangan, RT 03/01, Kecamatan Andong.

Aksi tersebut segera dipergoki oleh warga yang langsung mengamankan MAF dan membawanya kembali ke rumahnya.

Namun, setibanya di rumah, warga dibuat terkejut dengan temuan tiga bocah lain yang dalam kondisi mengenaskan, dengan kaki dirantai.

Ketiga bocah tersebut adalah SAW (14), IAR (11), dan VMR (6), yang ternyata adalah adik-beradik dari MAF.

Kepala Desa Mojo, Bagus Muhammad Muksin, menjelaskan bahwa ketiga bocah tersebut sudah dirantai selama lebih dari sebulan.

"Waktu itu anaknya ambil uang Rp 20 ribu, bilangnya untuk makan adik-adiknya karena kelaparan," ujar Bagus.

Menurut Bagus, ketiga anak tersebut berada di luar rumah, tidak di dalam ruangan.

Bagus langsung bertindak setelah melihat kondisi anak-anak yang sangat memprihatinkan.

Ia segera membuka rantai yang melilit kaki ketiga anak tersebut.

"Mereka bilang sudah sebulan dirantai, dan sudah tinggal di sini selama dua tahun," tambah Bagus.

Melihat anak-anak tersebut kelaparan, Bagus segera membeli makanan untuk mereka. Keempatnya terlihat sangat lemah dan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Pelaku yang diduga bertanggung jawab atas kejadian ini adalah Siswono Putra (65), warga Desa Mojo, Kecamatan Andong.

Kades Mojo, Andong, Bagus Muhammad Muksin memperlihatkan TKP 4 anak yang dirantai.
Kades Mojo, Andong, Bagus Muhammad Muksin memperlihatkan TKP 4 anak yang dirantai.

Bagus mengungkapkan bahwa Siswono adalah sosok yang sangat tertutup dan tidak pernah berinteraksi dengan tetangga sekitar.

Bahkan, tetangga yang ingin membantu seperti mengangkat jemuran pun dilarang oleh pelaku.

Saat ini, pelaku Siswono Putra telah diamankan oleh pihak Polres Boyolali untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Penyelidikan mengenai kasus ini masih terus berlangsung untuk mengungkap alasan di balik perbuatan kejam tersebut.

Kasus ini mengguncang banyak pihak, terutama dengan adanya dugaan eksploitasi terhadap anak-anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan.

Warga dan masyarakat berharap agar pelaku segera mendapatkan hukuman yang setimpal.

Sementara itu, keempat bocah yang menjadi korban kini mendapatkan perawatan medis dan perlindungan lebih lanjut.

Mereka akan dipastikan mendapat dukungan dan pemulihan untuk mengatasi trauma yang dialami. (dam)

 

Editor : Damianus Bram
#boyolali #eksploitasi anak #Desa Mojo #Andong #Penemuan bocah #bocah kaki dirantai #kaki dirantai