Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Aksi Damai Sopir Truk Menolak RUU ODOL Lumpuhkan Lalu Lintas Solo Raya

Andi Aris Widiyanto • Jumat, 20 Juni 2025 | 17:32 WIB

ol Kebakramat Lumpuh: Polisi & Jasa Marga Buka Jalur Alternatif
ol Kebakramat Lumpuh: Polisi & Jasa Marga Buka Jalur Alternatif

SOLOBALAPAN.COM - Aksi damai puluhan sopir truk menolak Rancangan Undang‑Undang Over Dimension Over Loading (RUU ODOL) mengguncang Solo Raya, dengan puncaknya di Karanganyar.

Unjuk rasa ini memblokir jalur Solo–Sragen, khususnya di Jaten dan exit tol Kebakramat, menyebabkan ratusan kendaraan terjebak macet, bahkan hingga memasuki badan jalan tol.

Menurut pantauan wartawan, kemacetan mulai terjadi sejak pukul 13.30 WIB. Truk-truk berhenti berjajar di tepi dan tengah jalan, menghalangi lalu lintas dari Sragen ke Karanganyar dan sebaliknya.

Baca Juga: Dari Pelaminan ke Safari, Ini Rencana Honeymoon Al Ghazali dan Alyssa

Sopir turun berkumpul sambil membentangkan spanduk, sehingga kendaraan pribadi, bus, dan angkutan logistik terhenti total.

“Saya dari Solo mau ke Sragen, tapi tidak bisa keluar tol. Sudah hampir satu jam di sini,” keluh Wijaya, pengendara pribadi dari Wonogiri.

Meski polisi berupaya mengatur arus, volume kendaraan dan jumlah truk yang berhenti membuat situasi kian terkendali.

Baca Juga: Mengenal Martua Sitorus: Eks Bos Wilmar Group yang Kini Jadi Sorotan dalam Perkara Korupsi Ekspor CPO

Menanggapi situasi tersebut, Polsek Kebakramat bersama Jasa Marga Solo–Ngawi (JSN) membuka barrier beton di pintu keluar tol Kebakramat sebagai jalur alternatif bagi kendaraan nontruk.

Kapolsek Kebakramat AKP Anggoro Wahyu menyebut tindakan itu diambil setelah koordinasi dengan Polda Jateng dan Jasa Marga.

“Kami langsung bergerak cepat… buka beton pembatas agar kendaraan bisa kembali masuk ke tol,” ujarnya di lokasi, Kamis (19/6).

Akhirnya, kendaraan yang sudah keluar tol bisa kembali memasuki jalur bebas hambatan, sementara arus dari dalam tol diarahkan melalui exit Sragen.

Baca Juga: Dari Nathan Tjoe-A-On hingga Thom Haye, 6 Pemain Timnas Indonesia Kini Berstatus Tanpa Klub, OTW Liga 1?

Untuk kendaraan dari Sragen menuju Karanganyar, polisi mengalihkan ke jalur alternatif melalui Pulosari, Kebakramat.

Kemacetan serupa juga terjadi di jalur utama dan sejumlah titik strategis seperti Sub Terminal Penggung Klaten, Alun‑Alun Utara Boyolali, dan Alun‑Alun Sragen.

Aksi damai sopir truk ini direncanakan berlangsung selama tiga hari ke depan, namun belum sampai melumpuhkan lalu lintas di wilayah selain Karanganyar. (rud/ren/fid/din/bun/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#aksi damai #odol #rancangan undang-undang #supir truk