Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Investasi Pabrik Sepatu Masuk Sragen, Warga Desa Toyogo dan Banyurip Raup Miliaran dari Penjualan Sawah

Ahmad Khairudin • Jumat, 30 Mei 2025 | 21:22 WIB
Proses transaksi jual beli lahan di Desa Toyogo dan Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Sragen untuk rencana pembangunan pabrik sepatu, Kamis (29/5/2025).
Proses transaksi jual beli lahan di Desa Toyogo dan Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Sragen untuk rencana pembangunan pabrik sepatu, Kamis (29/5/2025).

SOLOBALAPAN.COM – Ratusan warga Desa Toyogo dan Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, mendadak jadi miliarder dadakan.

Pasalnya, lahan persawahan mereka dibeli oleh perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA), PT Chung JYE Indonesia, yang akan membangun pabrik sepatu di dua desa tersebut.

Proses jual beli lahan mulai dilakukan sejak awal pekan lalu. Nilai kompensasi yang diterima warga sangat fantastis, berkisar dari ratusan juta hingga miliaran rupiah tergantung luas dan posisi lahan.

"Luasan di Desa Toyogo sekitar 20-an hektare, sedangkan di Desa Banyurip mencapai 32 hektare," terang Ari Joko, perwakilan investor PT Chung JYE Indonesia, Kamis (29/5/2025).

52 Hektare Sawah untuk Pabrik Sepatu

Kebutuhan total lahan proyek ini mencapai 52 hektare. Lokasi pabrik rencananya berdiri di Dukuh Banguan, Desa Toyogo, dan Dayu Kidul, Desa Banyurip.

Sekitar 90 warga dari Desa Toyogo dan 120 warga dari Desa Banyurip diketahui sudah sepakat menjual sawahnya.

Ari menyebut, proses pembebasan lahan berjalan lancar karena wilayah tersebut memang telah masuk dalam zona industri atau zona merah.

"Zona area tersebut memang sudah masuk zona merah atau zona industri, jadi tidak ada masalah," jelasnya.

Pembayaran Bertahap, CSR dan Tenaga Lokal Diutamakan

Proses pembebasan lahan sudah berjalan sekitar enam bulan dan ditargetkan selesai pada akhir Juni 2025.

Saat ini, pencairan dana kompensasi baru mencapai setengah dari nilai keseluruhan.

Pemerintah Daerah juga turun tangan memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada warga agar proses berjalan transparan dan aman.

Ke depan, PT Chung JYE Indonesia menyatakan akan memprioritaskan warga lokal sebagai tenaga kerja pabrik, sekaligus mengutamakan program CSR untuk kepentingan desa. (din/dam)

Editor : Damianus Bram
#pabrik sepatu #Jual Sawah #Desa Toyogo #investasi #PT Chung JYE #investasi sragen