Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Dwi Jatmiko Tekankan Pentingnya Peran Anak Muda dalam Kaderisasi Muhammadiyah

Laila Zakiya • Sabtu, 3 Mei 2025 | 18:57 WIB
Kaderisasi Muhammadiyah
Kaderisasi Muhammadiyah

SOLOBALAPAN.COM – Ustaz Dwi Jatmiko, dai champions standardisasi Majelis Ulama Indonesia Pusat sekaligus anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Solo menyampaikan tausiah dalam acara Silaturahmi dan Turun ke Bawah (Turba) MPKSDI Daerah ke MPKSDI Cabang.

Dalam tausiahnya, Dwi Jatmiko mengungkapkan bahwa kaderisasi merupakan faktor penting yang menentukan keberlangsungan sebuah organisasi. Menurutnya, stagnasi kaderisasi merupakan tanda bahwa umur organisasi tinggal menunggu waktu.

“Hidup matinya sebuah organisasi sangat tergantung pada kaderisasi. Jika kaderisasi lancar, maka organisasi bisa ‘survive’,” katanya saat mengisi tausiah di Masjid Nurul Hidayah, Komplek Pakym, Kecamatan Laweyan, Jumat malam (2/5/2025).

Ia kemudian memberikan analogi sederhana dengan jam tayang utama YouTube, yaitu saat seseorang memegang smartphone di rumah antara pukul 18.00-20.00 WIB dan 11.00-13.00 WIB.

Menurutnya, kaderisasi harus dilakukan secara konsisten agar "algoritma" organisasi tidak tenggelam. Dari sinilah banyak tokoh, pemimpin bangsa, bahkan pahlawan muncul.

“Kaderisasi Muhammadiyah tidak hanya mencetak pengurus organisasi, tetapi harus melahirkan pemimpin yang memiliki visi, integritas, dan kesiapan untuk berkontribusi. Misalnya pentingnya keterlibatan anak muda dalam kepengurusan masjid, dengan membentuk direktur utama masjid, menambah indikator kemakmuran masjid, serta membuat program berbasis media sosial dan kegiatan khusus anak muda agar lebih tertarik untuk aktif di masjid,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kaderisasi bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi merupakan proses strategis untuk memastikan keberlanjutan gerakan dakwah Muhammadiyah.

Ia juga menyitir firman Allah dalam Al-Quran Surat Al-An'am ayat 125, “Maka, siapa yang Allah kehendaki mendapat hidayah, Dia akan melapangkan dadanya untuk menerima Islam.”

Sementara itu, Ketua MPKSDI PDM Solo, Suyanto, menjelaskan bahwa pihaknya terus menggalakkan kaderisasi melalui program perkuliahan Kemuhammadiyahan.

“Program Pendidikan Kemuhammadiyahan (PKMD) merupakan upaya strategis mendukung kaderisasi Muhammadiyah dengan gelar D1, diikuti guru-guru dari berbagai tingkat lembaga pendidikan Muhammadiyah di Solo, yang dipusatkan di Universitas Muhammadiyah PKU (UMPKU) Surakarta dengan rektor Weni Hastuti,” jelasnya dalam sambutan. (RLSDN/LZ)

Editor : Laila Zakiya
#muhammadiyah #kaderisasi