Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Lapangan Desa Kemasan Kini Jadi Magnet Olahraga Jateng, Tuan Rumah Suratin Cup hingga Latihan Timnas U-14!

Iwan Kawul • Jumat, 25 April 2025 | 19:52 WIB
Pekerja mulai pasang paving blok di Lapangan Desa Kemasan pekan lalu
Pekerja mulai pasang paving blok di Lapangan Desa Kemasan pekan lalu

SOLOBALAPAN.COM - Sebuah lapangan sederhana di Desa Kemasan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo kini menjelma menjadi pusat kegiatan olahraga bertaraf regional.

Tak banyak yang menyangka, lapangan desa yang dulunya hanya digunakan warga untuk bermain bola di sore hari kini menjadi magnet berbagai event bergengsi seperti Suratin Cup Jateng, Liga Top Scor Jateng, hingga ajang pencarian bakat klub-klub profesional seperti Persija dan Borneo FC.

Di balik transformasi besar ini adalah tekad kuat Kepala Desa Kemasan, Agi Amarno, yang sejak awal menjabat berkomitmen menjadikan desanya sebagai contoh desa berdaya di bidang olahraga dan pemberdayaan pemuda.

“Lapangan ini sebenarnya sudah ada sejak sekitar tahun 80-an. Dulu arahnya masih Timur–Barat. Tahun 2017 kami ubah jadi arah Utara–Selatan agar sesuai standar pertandingan. Pembangunan mulai dilanjutkan tahun 2019, dan baru bisa digunakan penuh tahun 2021. Sejak 2022, mulai ramai digunakan untuk berbagai event,” terang Agi Amarno.

Dari Dana Desa hingga Dukung UMKM

Proses pembangunan lapangan ini bukan tanpa tantangan.

Berbekal Dana Desa sebesar Rp 100 juta untuk tahap awal pengurukan dan pemerataan lahan, pembangunan terus berlanjut dengan dukungan aspirasi dari Bupati Sukoharjo kala itu, Wardoyo Wijaya, sebesar Rp 100 juta untuk pembangunan drainase dan penanaman rumput.

Secara bertahap, Pemdes mengalokasikan dana setiap tahun:

- Rp 80 juta untuk pembangunan talud dan mesin pemotong rumput,

- Rp 35 juta untuk pembuatan sumur,

 

Baca Juga: Paula Verhoeven Pasrah Disebut Pernah Idap HIV? Setelah Tudingan Perselingkuhan, Eks Istri Baim Wong Diserang Bertubi-tubi

- Rp 250 juta di tahun 2024 untuk pembangunan lapangan sepatu roda,

- Rp 100 juta di tahun 2025 dari Bupati Etik Suryani untuk pembangunan paving jogging track.

Kini, lapangan ini tidak hanya menjadi pusat pembinaan olahraga, tetapi juga menghidupkan ekonomi desa.

Dengan tarif sewa Rp 100 ribu per sesi, hasilnya sementara masih digunakan untuk pembenahan fasilitas.

"Ke depan, tentu akan kami kelola lebih profesional dan bisa menyumbang untuk PAD desa," ucap Agi.

Dilirik Klub Profesional dan Timnas

Lapangan Desa Kemasan telah dua kali menjadi tuan rumah Suratin Cup Jateng dan Liga Top Scor Jateng, serta menyelenggarakan event seperti Muhammadiyah Cup, Liga LDII, audisi Persija Talent, dan Borneo FC Academy.

Bahkan, Timnas U-14 Indonesia juga pernah menjajal lapangan ini sebagai tempat latihan.

"Setiap event besar menghadirkan ratusan pengunjung yang ikut menggerakkan UMKM lokal, terutama pedagang makanan," tambah Agi.

Ia menegaskan, pembangunan lapangan bukan sekadar tentang fisik, tetapi juga soal membangun karakter masyarakat yang aktif, sehat, dan kompetitif.

Dengan arah pembangunan yang jelas dan kolaboratif, Desa Kemasan kini menjadi contoh konkret bahwa desa bisa berdaya dan bersaing di tingkat regional.

Editor : Nindia Aprilia
#Lapangan Desa Kemasan #olahraga #timnas #jateng