SOLOBALAPAN.COM - Video rekaman CCTV yang diduga memperlihatkan dokter Iril Syafril melakukan pelecehan terhadap pasien saat menjalani USG di Klinik Karya Harsa kini tengah viral di media sosial.
Video tersebut memicu kehebohan di kalangan warganet, setelah salah satu akun Instagram @faanyyn mengungkapkan pengalamannya yang hampir menjadi korban pelecehan.
Dalam unggahannya, @faanyyn mengaku bahwa dokter yang bersangkutan melakukan USG dengan cara yang tidak sopan.
“Maaf ini dr. Iril Syafril, dokter dari Klinik Karya Harsa. Saya hampir aja jadi korban. Emang cara USG-nya nggak sopan. Tangan beliau hampir meraba bagian tidak senonoh,” tulisnya dikutip dari jawapos.
Akun tersebut juga menyebutkan bahwa dirinya sempat menerima pesan WhatsApp dari dokter yang menawarkan layanan USG gratis.
Namun, setelah mengonfirmasi kepada admin klinik, ia mendapatkan jawaban bahwa klinik tidak pernah menawarkan layanan USG gratis.
Baca Juga: Jadwal KA BIAS Madiun–Solo 16 April 2025, Akses Mudah Menuju Wisata Kuliner di Pasar Gede Solo!
“Banyak korban termasuk saya yang dikirimi WhatsApp USG gratis, katanya. Namun saya langsung melapor ke admin klinik. Dikonfirmasi oleh admin, bahwa di klinik tidak pernah melakukan USG gratis,” tambahnya.
Video rekaman CCTV yang menjadi viral di berbagai platform sosial media menunjukkan seorang dokter tengah memeriksa kandungan pasien.
Namun, dalam rekaman tersebut, tangan sang dokter semakin memasuki area dada pasien, yang memicu kecaman publik.
Video tersebut turut diunggah di akun Instagram @ppdsgramm, yang juga menyebutkan bahwa korban dalam video dan berita tersebut adalah dua orang yang berbeda.
"NB: korban di berita dan video adalah 2 orang yang berbeda," tulis akun tersebut.
Unggahan video ini langsung mendapatkan banyak komentar dari publik, yang mengecam tindakan tersebut.
@indah.rahmawati menulis, “Dokter Spog laki-laki biasanya selalu ditemani bidan/perawat saat pemeriksaan, kok ini bisa gak ada?”.
Baca Juga: Jadwal KRL Solo–Jogja 16 April 2025, Akses Mudah Menuju Wisata Pantai Parangtritis yang Memikat!
Sementara @dokterputraobgyn mempertanyakan keberadaan bidan dalam pemeriksaan, dengan menulis, “Bidannya mana? Kok gak ada...”
Tak hanya itu, sejumlah profesional medis juga turut angkat bicara. @dr_faisal_spa menulis, “Astagfirulla, saya benar-benar marah, memalukan dan mencoreng nama dokter.”
Hingga saat ini, pihak Klinik Karya Harsa belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa yang viral ini, dan kasus ini terus menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Warganet berharap pihak berwenang segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap kebenaran di balik video tersebut.
Editor : Nindia Aprilia