SOLOBALAPAN.COM – Libur Lebaran 2025 membawa berkah bagi sektor pariwisata di Klaten, Jawa Tengah. Data dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Pariwisata, dan Olahraga (Disbudporapar) mencatat total 431.564 wisatawan mengunjungi 51 objek wisata di Klaten selama periode 21 Maret hingga 6 April 2025.
Dari jumlah tersebut, 428.263 merupakan wisatawan nusantara dan 3.301 wisatawan mancanegara.
Destinasi wisata air alami atau umbul menjadi favorit utama para pelancong. Umbul Pelem di Desa Wunut, Kecamatan Tulung, menempati posisi teratas dengan 38.902 pengunjung.
Objek Mata Air Cokro (OMAC) di Kecamatan Tulung menyusul dengan 30.819 pengunjung, sementara Janti Park di Desa Janti, Kecamatan Polanharjo, mencatat 27.088 pengunjung.
Ketiga destinasi ini menunjukkan dominasi wisata umbul sebagai pilihan utama wisatawan selama libur Lebaran.
Kepala Disbudporapar Klaten, Sri Nugroho, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 350.000 wisatawan.
"Meskipun ada prediksi penurunan jumlah pemudik, namun sektor wisata di Klaten tetap menunjukkan peningkatan," ujarnya pada Senin (7/4/2025).
Sri Nugroho menambahkan, pengelolaan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan berbagai inovasi menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
"Inovasi yang dilakukan BUMDes, didukung oleh masyarakat dan pemerintah desa, menjadikan capaian ini sesuai target," tambahnya.
Umbul Pelem, misalnya, menawarkan enam kolam renang yang terdiri dari satu kolam dewasa dan lima kolam anak-anak. Fasilitas tambahan seperti terapi ikan, taman air, mandi salju, hingga flying fox turut menambah daya tarik destinasi ini.
Sejak 31 Maret 2025, jumlah pengunjung Umbul Pelem meningkat signifikan, mencapai puncaknya pada 3 April dengan 6.900 pengunjung.
Baca Juga: Khidmat di Tengah Tradisi: Sungkeman Pangabekten Warnai Lebaran di Keraton Solo
Sementara itu, Janti Park juga mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran, dengan total kunjungan mencapai 20.000 orang sejak 1 April 2025. Puncak kunjungan terjadi pada 6 April, dengan 4.000 pengunjung dalam satu hari.
Koordinator Lapangan Janti Park, Daris Gama Wijaya, menyatakan bahwa sistem buka tutup diterapkan untuk mengatur kepadatan dan memastikan kenyamanan pengunjung.
"Banyak rombongan besar yang datang untuk halal bihalal sekaligus berlibur," ujarnya.
Keberhasilan ini mendorong Pemkab Klaten untuk terus berinovasi dan mendukung BUMDes dalam pengelolaan objek wisata, dengan harapan para pengunjung merasa nyaman dan sektor pariwisata Klaten semakin berkembang. (ren/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto