Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Mayat Pria Terikat Tali Ditemukan di Kali Anyar Jebres, Solo, Polisi Buru Identitas Korban

Antonius Christian • Kamis, 27 Maret 2025 | 22:14 WIB

ILUSTRASI
ILUSTRASI

SOLOBALAPAN.COM – Warga Kampung Kedung Lumbu, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, dikejutkan dengan penemuan mayat pria yang mengapung di pinggir aliran Kali Anyar. Hingga kini, identitas korban masih menjadi teka-teki bagi pihak kepolisian.

Yang mengejutkan, jasad pria tersebut ditemukan dalam kondisi terikat tali, termasuk tali tas punggung yang masih melekat di tubuhnya.

Kasatreskrim Polresta Surakarta, AKP Prastiyo Triwibowo, menyatakan bahwa penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil otopsi dari RSUD Dr. Moewardi.

Baca Juga: Bantah Terlibat, Nathalie Holscher Ungkap Alasan Bantu Lisa Mariana saat Hamil: Itu Empati sebagai Ibu!

"Personel sudah kami siapkan untuk mendampingi proses otopsi. Saat ini, kami masih menunggu jadwal dari dokter forensik. Nantinya, hasil otopsi akan dicocokkan dengan temuan di lapangan," ujar AKP Prastiyo, Kamis (26/7).

Misteri Identitas Korban

Hingga saat ini, identitas korban masih belum terungkap. Dari hasil analisis awal, diperkirakan korban berusia sekitar 60 tahun.

"Penanganan jenazah tetap mengikuti SOP rumah sakit. Kami masih menunggu hasil otopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian," tambahnya.

Baca Juga: Terlibat Insiden di Argentina, Fabio Quartararo Coba Alihkan Fokus ke MotoGP Amerika 2025

Selain tali yang mengikat tubuh korban, petugas juga menemukan tas punggung yang ikut terikat di tubuhnya. Pihak kepolisian akan menyelidiki isi tas tersebut sebagai bagian dari proses investigasi.

Belum Ada Laporan Orang Hilang

Polisi masih berupaya mengidentifikasi korban, namun hingga kini belum ada masyarakat yang melapor kehilangan anggota keluarga.

"Kami sudah mendatangi beberapa wilayah sekitar jembatan dan menyebarkan informasi kepada masyarakat. Kami ingin memastikan apakah ada warga yang mengenali korban atau memiliki informasi terkait," ungkap Prastiyo.

Baca Juga: Dimulai Hari Ini, Jadwal One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap Arus Mudik Lebaran 2025

Saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan dan mencocokkan data untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.

"Penyelidikan masih berlangsung, kami terus mengumpulkan informasi dari berbagai sumber," pungkasnya. (atn/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#Terikat tali #rsud dr. moewardi. #otopsi #penemuan mayat #korban