Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Rayakan Tradisi Padusan di OMAC Klaten, Ritual Sakral Sambut Ramadhan

Angga Purenda • Jumat, 28 Februari 2025 | 03:32 WIB

Objek Mata Air Cokro (OMAC) siap menyambut tradisi padusan bagi masyarakat Klaten dan sekitarnya.
Objek Mata Air Cokro (OMAC) siap menyambut tradisi padusan bagi masyarakat Klaten dan sekitarnya.

SOLOBALAPAN.COM – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten kembali menggelar tradisi Padusan yang penuh makna di Objek Mata Air Cokro (OMAC), Kecamatan Tulung, Klaten.

Ritual penyucian diri ini akan berlangsung pada Jumat, 28 Februari, dengan beragam acara menarik yang siap menyambut wisatawan dan warga lokal.

Kegiatan utama akan dimulai pukul 08.00 WIB, diawali dengan kirab gunungan dan 21 kendi yang diambil dari berbagai sumber mata air di Klaten.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten, Sri Nugroho, menegaskan bahwa tradisi ini bukan sekadar ritual biasa, tetapi memiliki nilai spiritual yang mendalam.

“Semua ada filosofinya. Padusan ini menjadi simbol penyucian diri dalam menyambut bulan Ramadan,” ujar Sri Nugroho, Kamis (27/2).

Prosesi Sakral dan Hiburan Rakyat

Tak hanya kirab kendi, acara ini juga akan dimeriahkan dengan kirab gunungan apem, yang diiringi alunan musik hadrah menuju kawasan OMAC. Sesampainya di lokasi, pengunjung akan disuguhkan berbagai hiburan rakyat, termasuk penampilan orgen tunggal yang menambah semarak suasana.

“Konsepnya sederhana, tidak terlalu mewah, tapi tetap meriah dan menghibur. Semua hiburan akan berlangsung di dalam kawasan OMAC,” tambah Sri Nugroho.

Sensasi Segarnya Mata Air OMAC

Bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi berenang di mata air alami, OMAC adalah tempat yang tepat. Kolam utama yang digunakan untuk Padusan memiliki panjang 60 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman 2 meter. Airnya jernih dan dingin, bahkan dasar kolam pun terlihat dengan jelas.

Selain kolam utama, tersedia juga kolam renang anak-anak lengkap dengan berbagai wahana permainan air. Setelah puas bermain air, pengunjung bisa bersantai di gazebo-gazebo teduh atau menyewa tikar di bawah pepohonan rindang.

Harga Tiket Masuk dan Protokol Keamanan

Kabar baik bagi para pengunjung, harga tiket masuk ke OMAC tetap Rp 15.000 per orang, tanpa ada kenaikan khusus untuk acara Padusan.

Sementara itu, Pemkab Klaten juga mendorong para pengelola wisata air, termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), untuk berinovasi dan menghadirkan pengalaman wisata yang lebih menarik.

Pasalnya, Klaten memiliki 35 destinasi wisata air yang tersebar di beberapa kecamatan, terutama di Polanharjo, Kebonarum, Pedan, dan Bayat.

Sri Nugroho juga mengingatkan para pengelola wisata untuk tetap mematuhi standar operasional dan memastikan keamanan pengunjung.

“Jaga keamanan, koordinasi dengan pihak terkait seperti camat, muspika, puskesmas, dan relawan. Jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Baca Juga: Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi di DPRD Solo, Nyanyikan Lagu 'Bayar Bayar Bayar' hingga Tampilkan Teatrikal Kritik Sosial!

Destinasi Favorit Saat Padusan

Diperkirakan, salah satu destinasi yang akan mengalami lonjakan pengunjung adalah Umbul Pelem di Desa Wunut, Kecamatan Tulung. Dengan beragam wahana permainan air yang ditawarkan, tempat ini selalu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan saat momen Padusan.

Bagi Anda yang ingin merasakan kesegaran mata air alami sembari merayakan tradisi budaya yang kaya makna, OMAC Klaten siap menyambut Anda! Jangan lewatkan pengalaman unik ini, dan jadikan momen Padusan sebagai awal yang bersih dan segar dalam menyambut Ramadan. (ren/an)

 

Editor : Andi Aris Widiyanto
#objek mata air cokro #kirab #padusan ##klaten