Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

SMP Negeri 5 Wonogiri Luncurkan Warung 3R dan Gerakan Ratu Rabu dalam Peringatan HPSN

Andi Aris Widiyanto • Sabtu, 15 Februari 2025 | 14:26 WIB
SMP Negeri 5 Wonogiri meluncurkan Warung Pengolahan Sampah 3R
SMP Negeri 5 Wonogiri meluncurkan Warung Pengolahan Sampah 3R

SOLOBALAPAN.COM – SMP Negeri 5 Wonogiri meluncurkan Warung Pengolahan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan Gerakan Ratu Rabu (Satu Warga Sekolah Satu Bunga) pada Jumat (14/2/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Kabupaten Wonogiri serta bentuk komitmen sekolah dalam menerapkan budaya peduli lingkungan.

Acara ini dihadiri dan diresmikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Sriyanto. Sebelum peresmian, para siswa menampilkan tari Kembang Imogiri dan drama bertema gerakan peduli lingkungan di pendopo sekolah.

Selanjutnya, acara utama dimulai pukul 08.00 WIB di area pengelolaan sampah SMP Negeri 5 Wonogiri.

Komitmen Sekolah untuk Lingkungan

Ketua penyelenggara, Sutopo, mengungkapkan bahwa peluncuran Warung 3R merupakan kebanggaan bagi sekolah dalam upaya melanjutkan program Adiwiyata. Menurutnya, program ini tidak sekadar wacana, tetapi aksi nyata yang berkelanjutan.

"Kegiatan di sekolah ini bukan sekadar retorika, tetapi aksi nyata yang terus berjalan. Kami mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup, dan hari ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan turun langsung untuk meresmikan Warung 3R Spenma Hebat Adiwiyata," ujar Sutopo dengan penuh semangat.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 5 Wonogiri, Pudi Sri Maryatmo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan karakter peduli lingkungan kepada seluruh warga sekolah.

"Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Adiwiyata ini mampu membentuk karakter warga sekolah yang peduli lingkungan, peduli sosial, disiplin, kreatif, dan bertanggung jawab. Ini juga sejalan dengan visi dan misi sekolah untuk mencetak siswa yang berakhlak mulia, cerdas, terampil, berdaya saing, serta berbudaya lingkungan," ungkap Pudi.

Peresmian dan Simbolisasi Peduli Lingkungan

Dalam peresmian tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Sriyanto, tidak hanya meresmikan pengelolaan sampah di SMP Negeri 5 Wonogiri, tetapi juga turut melakukan aksi simbolis, seperti membuang sampah sesuai kategori, mendemonstrasikan pembuatan pupuk menggunakan mesin pencacah sampah, serta menanam tanaman unggulan sekolah berupa pepaya dan pisang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program Adiwiyata, Sriyanto juga menyerahkan tanaman duku kepada pihak sekolah.

Ia menegaskan bahwa SMP Negeri 5 Wonogiri merupakan sekolah yang berpotensi besar dan telah dikunjungi sebanyak lima kali karena inovasi dan kepedulian lingkungannya.

"Ini adalah sekolah yang menanamkan kebanggaan terhadap lingkungannya serta membentuk karakter siswa dalam mengelola sampah agar lebih bermanfaat. Harapannya, sekolah ini bisa terus berinovasi dan suatu hari nanti meraih predikat Asean Eco School sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat ASEAN," tegas Sriyanto.

Dengan adanya program ini, SMP Negeri 5 Wonogiri diharapkan menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menerapkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan. ()

 

Editor : Andi Aris Widiyanto
#SMPN 5 Wonogiri #adiwiyata #hari peduli sampah nasional