SOLOBALAPAN.COM – SMP Negeri 5 Wonogiri atau yang lebih dikenal dengan nama Spenma menggelar Launching Inovasi pada Jumat, 7 Januari 2025.
Acara ini mengusung tema “Kembang Imogiri Spenma Wujudkan Sekolah Adiwiyata”, sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi sekolah, yaitu “Terwujudnya Warga Sekolah yang Berakhlak Mulia, Cerdas, Terampil, Berdaya Saing, dan Berbudaya Lingkungan.”
Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama seluruh warga sekolah dalam melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) serta mendukung Spenma sebagai Sekolah Adiwiyata.
Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bahari, Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri Sri Hartantiningrum, Kepala Desa Wonoharjo Y. Parmin, Ketua Komite Sekolah Mulyadi, serta seluruh warga SMP Negeri 5 Wonogiri.
Acara ini juga disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube resmi SMP Negeri 5 Wonogiri, @spenmahebat.
Tepat pukul 08.00 WIB, acara dimulai dengan pembacaan susunan acara oleh Wening Mahanani dan Sudaryatmi, guru SMP Negeri 5 Wonogiri.
Doa dibacakan oleh Mujiono, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), sebelum seluruh peserta menyanyikan Indonesia Raya, Hymne Spenma, Mars Spenma, serta Mars Spenma Adiwiyata.
Ketua penyelenggara, Sutopo, dalam laporannya menyampaikan bahwa SMP Negeri 5 Wonogiri memiliki banyak potensi sumber daya manusia dan alam yang berkualitas.
Prestasi sekolah dalam bidang olahraga dan seni budaya sudah terbukti hingga tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional.
Pada tahun 2025, seluruh warga SMP Negeri 5 Wonogiri berkomitmen melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) guna membentuk karakter seluruh warga sekolah serta meraih predikat Sekolah Adiwiyata Kabupaten Wonogiri.
Kepala SMP Negeri 5 Wonogiri, Pudi Sri Maryatmo, menegaskan bahwa Launching Kembang Imogiri adalah bagian dari pembiasaan pengembangan diri warga sekolah untuk mewujudkan visi, misi, serta pendidikan yang bermutu dan berkualitas.
Pembiasaan ini dilakukan setiap hari dengan kegiatan berikut:
Senin: Pacar Air (Upacara Senin Cinta Tanah Air)
Selasa: Rasa Lima (Gerakan Religi Selasa Spenma)
Rabu: Gita Rama (Kegiatan Literasi Spenma)
Kamis: Tape Kare (Pembiasaan Kamis Religi)
Jumat: Juwita (Jumat Sehat Adiwiyata)
Sabtu: Tamus (Tari Musik Bersama)
Dengan slogan Spenma Hebat (Harmonis, Elok, Bersama, Wujudkan Aksi Nyata yang Terdepan), seluruh kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat untuk melaksanakan gerakan berbudaya lingkungan dan mewujudkan Sekolah Adiwiyata di SMP Negeri 5 Wonogiri.
Selanjutnya, Kepala Sekolah memimpin Launching Inovasi Adiwiyata dengan menyerahkan berbagai hasil inovasi sekolah, antara lain:
Manisan dari buah-buahan (Mayasi)
Sabun cuci piring (Sacupir)
Kreasi siswa berupa tempat sampah dan dekorasi kelas bertema lingkungan
Selain itu, ditampilkan pula Tari Kembang Imogiri, yang mencerminkan gerakan peduli lingkungan di SMP Negeri 5 Wonogiri.
“Tari ini menggambarkan karakter murid dalam melaksanakan gerakan adiwiyata, tari ini juga memanfaatkan barang bekas dalam propertinya sehingga murid mampu berkrativitas”, tegas Veronika Cahyani, guru Seni Budaya sekaligus pembimbing tari di SMP Negeri 5 Wonogiri.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Bahari, dalam sambutannya mengapresiasi program ini dan menyatakan bahwa SMP Negeri 5 Wonogiri akan dijadikan pilot project dalam pengelolaan sampah guna mendukung gerakan peduli dan berbudaya lingkungan serta mewujudkan Sekolah Adiwiyata.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di sekolah untuk mengurangi timbunan sampah di TPA serta menanamkan karakter warga sekolah yang peduli lingkungan.
Sementara itu, Sri Hartantiningrum, selaku pengawas SMP dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, menilai bahwa kegiatan yang dilakukan di SMP Negeri 5 Wonogiri sangat luar biasa lengkap.
Semua unsur dari pembelajaran peduli lingkungan sudah terpenuhi dan telah melaksanakan pembelajaran deep learning (pembelajaran mendalam) yang terintegrasi dengan kegiatan Adiwiyata yang berkualitas.
Kepala Desa Wonoharjo, Y. Parmin, juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan Adiwiyata yang dilakukan oleh SMP Negeri 5 Wonogiri dan menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dalam mewujudkan Sekolah Adiwiyata.
Dengan adanya Launching Kembang Imogiri, SMP Negeri 5 Wonogiri semakin menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.
Melalui inovasi, pembiasaan harian, serta dukungan dari berbagai pihak, sekolah ini tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Semoga langkah ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (lz/adv)
Editor : Laila Zakiya