SOLOBALAPAN.COM - Kebakaran melanda sebuah bangunan Raudhatul Athfal (RA) atau TK Harapan Bangsa di Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Klaten, pada Sabtu (18/1) sekitar pukul 09.30.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena sekolah sedang libur dan tidak ada kegiatan belajar mengajar.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang melihat api besar menyala dari atap bangunan.
Warga sempat mencoba memadamkan api secara mandiri sambil menunggu petugas pemadam kebakaran (Damkar) Klaten tiba di lokasi.
Kepala Bidang Damkar Klaten, Sumino, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan pada pukul 09.35 dan tiba di lokasi pukul 10.00.
“Api sudah terlanjur besar saat warga melihatnya, sehingga seluruh material bangunan habis terbakar,” ujar Sumino.
Menurut Komandan Regu 3 Damkar Klaten, Tri Hatmoko, kebakaran berhasil dipadamkan pada pukul 10.50 dengan mengerahkan dua unit mobil damkar dan tujuh personel, dibantu relawan dan warga setempat.
Bangunan berukuran 9 x 12 meter tersebut cepat terbakar karena materialnya semi permanen dan terbuat dari papan partisi.
Tri menambahkan bahwa seorang warga mengalami luka sobek di kaki saat membantu pemadaman api secara manual.
Kendala utama dalam penanganan adalah jarak lokasi kejadian sekitar 16 kilometer dari Markas Damkar Klaten, yang memerlukan waktu sekitar 21 menit untuk dijangkau.
Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik, meski investigasi lebih lanjut masih dilakukan.
Proses pemadaman juga melibatkan Polsek Cawas, Koramil Cawas, TRC BPBD Klaten, dan relawan setempat.
Dengan insiden ini, diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama terkait instalasi listrik di bangunan semi permanen. (ren)
Editor : Nindia Aprilia