SOLOBALAPAN.COM - Aksi nekat dilakukan oleh B, warga Bantengan, Kecamatan Karanggede, yang tega membakar kamar paman iparnya, G.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat (13/12) petang ini dipicu oleh sakit hati yang telah lama dipendam.
Akibatnya, korban mengalami luka bakar hingga 40 persen dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Kejadian bermula saat istri pelaku terlibat cekcok dengan korban, G, pada pagi harinya.
Saat itu, korban sempat meminta pelaku dan istrinya untuk meninggalkan rumah. Ucapan tersebut diduga menyulut emosi pelaku. Namun, pelaku memilih pergi berdagang bersama istrinya.
Sepulang berdagang sekitar pukul 18.30, emosi pelaku memuncak. Ia membawa ember berisi bahan bakar minyak, lalu menuangkannya ke kamar depan tempat korban berada.
Pelaku kemudian menyalakan kertas dan melemparkannya ke genangan BBM, sehingga api langsung menyambar.
Saat itu, korban sedang melaksanakan Salat Magrib di kamar tersebut dan tidak sempat menyelamatkan diri.
“Kondisi korban mengalami luka bakar 40 persen dan saat ini masih menjalani perawatan di RS terdekat,” ujar Pj Kades Bantengan, Iwan Darmawan, pada Sabtu (14/12).
Motif pelaku diduga karena sakit hati terhadap ucapan korban yang telah lama dipendam.
Baca Juga: Trend Konten Viral Sawer Sopir Bus hingga Ugal-ugalan di Jalan Bikin Heboh! Warganet: Gak Bahaya Ta?
Saat ini, pihak pemerintah desa dan keluarga tengah mengupayakan mediasi, mengingat keduanya masih memiliki hubungan keluarga dan tinggal serumah.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat sekitar, mengingat pelaku dan korban adalah anggota keluarga yang hidup di bawah satu atap.
Pihak berwenang juga terus memantau perkembangan kondisi korban serta proses hukum yang akan ditempuh. (rgl)
Editor : Nindia Aprilia