SOLOBALAPAN.COM – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Tawangmangu, Karanganyar, sejak Senin (2/12) siang hingga malam hari, memicu dua titik longsor.
Bencana tersebut menyebabkan akses jalan warga terganggu dan kerusakan pada bangunan rumah di Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor pertama terjadi di jalan penghubung Dusun Slere-Plumbon.
Material longsor menutup akses jalan dengan ketinggian longsoran mencapai 15 meter. Sementara itu, longsor kedua menimpa talud salah satu rumah warga yang juga berfungsi sebagai bengkel. Insiden ini mengakibatkan dua motor rusak akibat tertimpa reruntuhan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi aktivitas warga setempat terganggu.
"Longsor menutup jalan antarwarga, dan satu rumah warga serta bengkel rusak akibat material longsoran. Dua kendaraan bermotor milik warga rusak cukup parah," jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, saat dihubungi pada Selasa (3/12) pagi.
Hendro mengungkapkan bahwa saat ini proses penanganan sedang dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan setempat. Fokus utama adalah membuka kembali akses jalan yang tertutup material longsor.
"Kami bersama relawan dan warga sedang melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor. Prioritas utama adalah membuka akses jalan terlebih dahulu, kemudian membersihkan area rumah yang terdampak," ujar Hendro.
BPBD juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk memastikan bantuan lanjutan kepada warga terdampak. Hendro mengimbau masyarakat di kawasan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi.
"Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus siaga, terutama memasuki musim penghujan. Keselamatan warga adalah prioritas utama," pungkas Hendro. (rud/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto