SOLOBALAPAN.COM – Upaya Agus Salim, korban penyiraman air keras, untuk menguasai dana donasi sebesar Rp1,3 miliar berujung kekecewaan.
Dari hasil polling yang diadakan Denny Sumargo, Agus Salim hanya mendapatkan Rp juta, sementara sisa dana dialokasikan kepada pihak lain atau dikembalikan kepada donatur.
Dari pantauan SoloBalapan.com, polling yang melibatkan 660 donatur ini menghasilkan keputusan mengejutkan. Dari total dana yang terkumpul:
- 326 donatur memilih mengalihkan dana kepada pihak lain yang lebih membutuhkan dengan total Rp123.414.485.
- 109 donatur meminta uang mereka dikembalikan, dengan total pengembalian sebesar Rp34.936.000.
- Hanya 11 donatur yang memberikan dana kepada Agus Salim, totalnya hanya Rp2.008.000.
Kuasa hukum Agus Salim, Farhat Abbas, merasa tidak puas dengan mekanisme polling ini. Ia bahkan berencana melaporkan para donatur ke Dinas Sosial.
"Alah nggak usah lah begitu-begitu (polling). Ini lagi dilaporin ke Dinas Sosial, nanti biar Dinas Sosial yang negur," tegas Farhat dalam wawancara di kanal YouTube Intens Investigasi pada Rabu (20/11/2024).
Tak berhenti di situ, Farhat Abbas juga mengundang para donatur yang ingin mengambil kembali uangnya untuk datang langsung ke rumahnya.
"Seluruh donatur kalau mau ambil uangnya, sini ke rumah gua, cari gua. Kalau ada donatur yang mau ribut, gua bakal ladeni," katanya dengan nada emosional.
Sementara itu, kuasa hukum para donatur, Doddy Haribowo, menyebut bahwa polling yang dilakukan oleh Denny Sumargo merupakan langkah transparan untuk mendistribusikan dana sesuai dengan keinginan donatur.
"Kalau itu uangnya dari dia (Farhat) sendiri, silakan aja. Tapi donatur ini punya hak. Yang mendasar kan kepemilikannya ada di donatur," jelas Doddy.
Doddy juga mengingatkan bahwa penggunaan dana donasi harus diaudit untuk menghindari penyalahgunaan.
"Jangan mentang-mentang orang udah kasih uang, terus diselewengkan, terus kita diam, nggak bisa gitu," tegasnya.
Dana donasi awalnya dikumpulkan melalui inisiatif Denny Sumargo untuk membantu Agus Salim, yang mendapatkan simpati besar sebagai korban penyiraman air keras.
Namun, uang tersebut dipindahkan ke rekening yayasan milik Pratiwi Noviyanthi untuk diaudit, setelah muncul dugaan penyalahgunaan dana untuk belanja online dan kebutuhan keluarga Agus Salim.
Tak terima donasinya ditarik, Agus Salim melaporkan Pratiwi ke polisi, memicu konflik yang kini menjadi perhatian publik. (lz)
Editor : Laila Zakiya