Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tragedi Sengatan Tawon Vespa: Ketua RW di Gatak, Sukoharjo, Menjadi korban, Begini Nasibnya!

Iwan Kawul • Selasa, 19 November 2024 | 00:09 WIB
ILUSTRASI Sengatan Tawon Vespa
ILUSTRASI Sengatan Tawon Vespa

SOLOBALAPAN.COM - Sriyono (68), Ketua RW Dukuh Blimbing, Desa Luwang, Kecamatan Gatak, meninggal dunia setelah disengat tawon Vespa pada Sabtu (16/11).

Peristiwa nahas ini bermula ketika anak-anak bermain di dekat sarang tawon di pohon jati.

Mereka melempari sarang tersebut, memicu serangan tawon. Tanpa sengaja, Sriyono melintas di lokasi saat tawon-tawon itu keluar menyerang.

Menurut Ketua RT setempat, Bahrun, Sriyono yang tengah mengendarai motor langsung diserang kawanan tawon hingga terjatuh.

“Meski sudah berlari ke rumah, tawon tetap mengejarnya. Akibat sengatan itu, beliau terpaksa dilarikan ke dokter,” ujar Bahrun, Senin (18/11).

Sriyono segera dirujuk ke rumah sakit setelah kondisinya memburuk. Namun, racun tawon Vespa yang menyebar ke otak membuat nyawanya tak tertolong.

Korban meninggal dunia pada Minggu (17/11) sekitar pukul 16.00 WIB. “Sudah terlambat. Racunnya terlalu cepat menyebar,” tambah Bahrun.

Jenazah Sriyono dimakamkan di pemakaman Astonoloyo, Blimbing Lor Wetan, dalam suasana penuh duka.

Sriyono dikenal sebagai sosok yang dihormati di lingkungannya, baik sebagai Ketua RW maupun tokoh masyarakat. Warga sangat kehilangan atas kepergiannya yang mendadak dan tragis ini.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya sengatan tawon Vespa yang bisa berakibat fatal. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan tidak mengganggu sarang tawon, terutama yang berada di dekat permukiman.

Pemerintah setempat juga diharapkan memberikan perhatian untuk penanganan sarang tawon yang berpotensi membahayakan warga. (kwl/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#sukoharjo #tawon vespa #disengat #jenazah