SOLOBALAPAN.COM - Hidup di Surakarta atau yang juga dikenal sebagai Solo, merupakan salah satu kenikmatan bagian sebagian orang.
Apalagi, Wong Solo dikenal sebagai masyarakat yang berbudi luhur dan masih menjunjung adat.
Seperti yang dikisahkan oleh Wong Solo satu ini.
Akun Facebook dengan username Zaky Maulani mengisahkan betapa heroiknya warga Surakarta di pagi hari.
Saat itu di pagi hari, pemilik akun Facebook itu sedang mengantarkan kedua anaknya untuk pergi ke sekolah.
Sayangnya, di tengah perjalanan, ia justru menemui hambatan dengan motor yang ditumpanginya.
'Antar 2 anak sekolah, yg besar di MTS N 1 Surakarta, yg kecil di SD N Bromantakan, qodarullah menjelang rel kereta pasar nongko, ban motor belakang bocor. Padahal sudah jam 6:40.' tulis pemilik akun tersebut.
Namun tak berapa lama, pemilik akun Facebook tersebut menemukan sosok pahlawan.
Seorang siswa SMK datang dan menawarkan bantuan saat pemilik akun Facebook tersebut terpaksa berhenti karena ban motornya yang bocor.
'Gak berapa lama ada bapak boncengin anak cewek, dari badgenya SMK 2 Surakarta berhenti, anaknya turun dari motor, nanya apa bensin habis. Setelah dijawab, ban motor bocor. Bapaknya langsung nawarin "kersane sareng kulo mawon, mangkih kulo ampirne MTS (biar sama saya saja, nanti saya antarkan ke MTS -red)". Alhamdulillah si kakak gak telat masuk sekolah. Tinggal mikir si adik.' sambungnya.
Bukan cuma itu saja, sosok lainnya tak lama kemudian juga datang dan menawarkan untuk mengantarkan anak pemilik akun tersebut.
'Gak lama ada motor berhenti, langsung nawarin "niku bengkel kulo (nunjuk seberang jalan), motore titipke mriku riyen mawon, kulo terke teng Bromantakan, kersane adike mboten telat sekolah (itu bengkel saya, motornya titipkan di sana dulu saja, saya antarkan ke Bromantakan, biar adiknya tidak terlambat sekolah -red)". Alhamdulillah si adik juga gak telat masuk sekolah. Sudah tenang, tinggal nyari tambal ban yang buka...' lanjut unggahan akun tersebut.
Pemilik akun Zaky Maulani itu mengaku sangat berterimakasih kepada orang-orang tak dikenalnya yang masih bersedia memberikan bantuan tersebut.
'Kami mengucapkan banyak2 terima kasih untuk bapak/ anak dan mas bengkel Paath Motor, atas bantuannya pagi tadi.
#masih banyak orang baik di Solo #ojokeseltumindakbecik,' tukasnya.
Sementara itu, jika dilihat dari data Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, Kota Surakarta memang memiliki tingkat kriminalitas yang terbilang rendah.
Dilihat dari Indeks Kejahatan di Jawa Tengah Menurut Polres, Polretsa dan Polrestabes tahun 2022, Kota Surakarta berada di tingkat kriminalitas urutan ke-31 dari 35 kota di Jawa Tengah. (lz)
Editor : Laila Zakiya