SOLOBALAPAN.COM - Kabar duka datang dari sebuah mobil yang mengalami kebakaran di Kota Bengawan.
Diketahui, ada dugaan kebocoran bensin yang membuat sebuah mobil Toyota Avanza dangan plat AD 1868 IK.
Mobil tersebut ludes terbakar di ruas jalan Ahmad Yani Solo, atau tepatnya berada di bawah Viaduk Gilingan pada Sabtu (26/10) dini hari.
Beruntung, akibat kejadian tak timbul korban jiwa maupun kerusakan pada jembatan Rel Kereta Api yang ada diatasnya.
Meski begitu, Akibat kebakaran kendaraan tersebut membuat arus lalu lintas di viaduk Gilingan sempat dialihkan sementara lantaran kobaran api cukup besar melahap habis mobil tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo, Sutardjo mengatakan bahwa kebakaran mobil tersebut terjadi sekitar pukul 03.15 WIB.
"Iya kami mendapat laporan dari seorang warga atas adanya kebakaran kendaraan dan langsung mengerahkan petugas ke lokasi. Petugas sampai di lokasi 5 menit setelah laporan," ujar Sutardjo
Satu unit mobil pemadam kebakaran, lanjut Sutardjo, dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api yang telah membesar ketika petugas Damkar Kota Solo sampai ke lokasi.
"Kita kerahkan satu unit mobil kebakaran bersama dengan petugas dari Regu A2 untuk memadamkan api," lanjut Sutardjo.
Lantaran api yang cepat merembet dan melahap hampir semua bagian kendaraan membuat petugas cukup berjibaku meredakan amukan si jago merah tersebut.
Bahkan petugas memerlukan waktu hampir satu jam untuk bisa menjinakkan api yang melahap mobil milik warga berinisial DK tersebut.
"Api berhasil dipadamkan sekitar hampir satu jam setelah petugas menggunakan sebanyak 3.000 liter air," pungkasnya.
Terpisah, Kapolsek Banjarsari Kompol Parjono menuturkan pemilik kendaran tersebut diketahui merupakan warga Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres. Saat kejadian, DK mengemudi dengan ditemani sang istri.
Parjono menjelaskan kebakaran mobil tersebut bermula saat mobil tengah melintas di viaduk Gilingan.
Tiba-tiba mobil didekati pengendara lain dan mengatakan bahwa ada kebocoran bensin dari kendaraan yang dikendarai.
"Di dalam mobil ada 2 orang suami istri. Dia jalan dari Mojosongo mau ke Semarang, ternyata dari mobil ada bensin yang bocor. Pengendara lain menegur ada kebocoran bensin dan mobil tersebut berhenti tepat di lokasi kebakaran. Setelah turun tiba-tiba api sudah menyala," ujar Parjono.
Ia menambahkan tidak ada korban luka dalam insiden kebakaran mobil di underpass viaduk Gilingan tersebut.
"Nggak ada, jadi suami istri sudah turun sebelum api muncul," tambahnya.
Dalam insiden tersebut, Parjono menerangkan petugas yang langsung ke lokasi usai mendapat laporan sempat mengalihkan arus kendaraan lantaran api yang membakar mobil cukup besar.
"Pengalihan tidak begitu lama usai api bisa dijinakkan. Mobilnya juga baru dievakuasi dengan mobil derek sekitar pukul 06.00 WIB tadi," pungkas Parjono. (atn)
Editor : Nindia Aprilia