SOLOBALAPAN.COM - Acara Haul Solo adalah kegiatan tahunan yang diadakan untuk mengenang wafatnya Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi.
Beliau merupakan seorang ulama terkenal yang dikenal dengan akhlak mulia dan sifat dermawannya.
Habib Ali lahir pada 24 Syawal 1259 Hijriah di Desa Qasam, Hadramaut, Yaman.
Haul merupakan peringatan tahunan untuk menghormati hari wafat seseorang, biasanya bagi tokoh-tokoh berpengaruh seperti ulama dan kiai.
Tradisi haul untuk Habib Ali di Solo dimulai oleh cucunya setelah beliau meninggal dunia.
Meskipun Habib Ali telah berpulang, semangat dakwahnya terus hidup melalui generasi selanjutnya, termasuk Habib Alwi yang merantau ke Indonesia.
Haul Solo
Acara haul ini meliputi berbagai kegiatan, seperti ceramah, kajian kitab, tafsir Al-Qur’an, pendalaman hadis, doa bersama, serta pelantunan shalawat dan kasidah.
Menggambarkan pengaruh besar Habib Ali, acara haul di Solo selalu menarik banyak jamaah.
Selain sebagai penghormatan, momen ini juga berfungsi untuk memperkuat iman dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Di kompleks Masjid Ar Riyadh, Pasar Kliwon, Solo, terdapat tiga makam keturunan Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi: Habib Alwi bin Ali, Habib Ahmad bin Ali, dan Habib Anis bin Alwi.
Haul Solo yang ke-113 untuk mengenang wafatnya Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi akan diadakan mulai hari Minggu hingga Kamis, yaitu pada tanggal 20 hingga 24 Oktober 2024.
Siapa pencetus Haul Solo?
Habib Alwi memiliki seorang putra bernama Habib Anis bin Alwi Al Habsyi, yang lahir pada 5 Mei 1928 di Garut, Jawa Barat.
Di bawah bimbingan ayahnya, Habib Anis berkembang menjadi sosok yang alim, berakhlak baik, dan selalu berkomitmen untuk berbuat kebaikan.
Ia adalah pelopor acara haul pertama di Solo, yang diadakan di Masjid Riyadh.
Setelah wafatnya Habib Alwi pada tahun 1953, kepemimpinan masjid dan zawiyah Riyadh di Solo diambil alih oleh putra tertuanya, Habib Anis. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo