Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Apa Itu Haul Solo? Tradisi Memperingati Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi yang Dihadiri Ratusan Ribu Jamaah!

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 25 Oktober 2024 | 02:07 WIB
Rumah warga di sekitar lokasi haul Habib Ali di Solo digunakan untuk menginap jemaah.
Rumah warga di sekitar lokasi haul Habib Ali di Solo digunakan untuk menginap jemaah.

SOLOBALAPAN.COM - Haul Solo merupakan acara tahunan yang diadakan untuk mengenang dan mendoakan almarhum Syekh Jakfar Shiddiq, pendiri Pondok Pesantren Al-Muayyad.

Kegiatan ini berlangsung di Kota Solo, Indonesia, dan mencakup berbagai aktivitas seperti pengajian, doa bersama, serta pameran seni dan budaya.

Acara ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarumat.

Salah satu momen yang dinanti-nanti adalah Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi, yang menarik perhatian banyak jemaah, warga setempat, dan pedagang dari berbagai daerah.

Menurut KBBI, Haul adalah acara peringatan yang diadakan untuk mengenang dan mendoakan seseorang yang telah meninggal, biasanya seorang tokoh agama atau ulama.

Dalam konteks budaya Islam, haul sering kali melibatkan berbagai kegiatan seperti pengajian, doa bersama, dan acara sosial yang bertujuan untuk memperkuat ikatan antarumat serta memperingati jasa dan perjuangan almarhum.

Di Haul Solo ini, Jalan-jalan sekitar Masjid Riyadh, Pasar Kliwon, dipenuhi oleh kerumunan orang dan berbagai lapak yang menjual berbagai kebutuhan, mulai dari pakaian muslim hingga makanan.

Haul ini tidak hanya berfokus pada ziarah dan doa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga setempat.

Berbagai usaha, seperti penginapan, warung makan, dan penyewaan tenda, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Dilansir dari Radar Solo, Nur Mardiana, ketua RT 02 RW 07 di Kelurahan Pasar Kliwon, menjelaskan bahwa warga telah mempersiapkan segalanya jauh-jauh hari untuk acara ini.

"Warga asli Gurawan biasanya menyewakan tenda, warung, dan usaha penginapan. Pendapatan mereka bisa mencapai Rp 10-15 juta selama acara berlangsung," tambah Nur Mardiana.

Salah satu jemaah Haul Solo, Habib Hanif Al Hirid, mengungkapkan bahwa ia selalu hadir setiap tahun untuk acara peringatan ini demi mencari keberkahan.

"Insya Allah, jika tidak ada halangan, kami akan tetap berusaha hadir meski ada rintangan," kata warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini.

Habib Hanif yang datang bersama enam kerabatnya merasa yakin akan mendapatkan keberkahan dari Haul Solo.

Ia mengaku, berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, doa dan niatnya selalu dikabulkan oleh Allah SWT.

"Segala sesuatu yang kita korbankan, baik itu uang maupun pekerjaan untuk haul ini, pasti akan membawa hasil yang baik. Misalnya, doa-doa saya di tahun-tahun lalu alhamdulillah terkabul," tuturnya.

Peringatan Haul Solo diadakan selama tiga hari, dari Selasa (22/10/2024) hingga Kamis (24/10/2024).

Kegiatan diawali dengan Rauhan pada hari pertama, dilanjutkan dengan tausiah pada hari kedua, dan diakhiri dengan pembacaan maulid pada hari terakhir. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi #haul solo