Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Ngeri! Pemandian Sendang Kun Gerit Sragen Memakan Korban Jiwa, Kini Polsek Gemolong Tengah Menyelidiki Kasusnya!

Ahmad Khairudin • Senin, 19 Agustus 2024 | 02:10 WIB
Pemandian Sendang Kun Gerit Sragen memakan korban jiwa.
Pemandian Sendang Kun Gerit Sragen memakan korban jiwa.

SOLOBALAPAN.COM - Polsek Gemolong sedang menyelidiki kasus tenggelamnya seorang pria di pemandian Sendang Kun Gerit, Dukuh Sidorejo, Desa Jatibatur, Kecamatan Gemolong.

Seorang pengunjung tidak kunjung muncul ke permukaan saat mencoba berenang.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (18/8) sekitar pukul 08.30 WIB.

Korban, yang bernama Suratman, 41 tahun, ditemukan tewas tenggelam di dasar kolam renang dewasa dengan kedalaman 2 meter.

Kapolsek Gemolong, AKP Liyan Prasetyo, menjelaskan bahwa penyelidikan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti tenggelamnya korban.

Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

"Polsek Gemolong bekerja sama dengan tim Inafis Polres Sragen dan RSUD Gemolong untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai insiden ini," jelasnya.

Meskipun keluarga korban menolak autopsi, penyelidikan tetap dilanjutkan untuk memastikan tidak ada faktor lain yang menyebabkan kematian.

"Keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian akan menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan ini," tambahnya.

Kapolsek menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika korban terlihat menceburkan diri ke dalam kolam renang.

 

Baca Juga: Hadiah Kemerdekaan! Maarten Paes Resmi Memperkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Disambut Bahagia Warganet!

Beberapa saat kemudian, korban tidak muncul ke permukaan. Setelah menerima laporan dari pengunjung lain, dua orang yang berada di lokasi langsung menyelam untuk mencari korban.

Mereka menemukan korban di dasar kolam dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Korban segera dievakuasi ke RSUD Gemolong, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Menurut pemeriksaan awal oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik, dan kematian diduga akibat gagal napas.

Kapolsek juga menyampaikan bahwa keluarga korban telah menolak autopsi, namun Polsek Gemolong tetap melanjutkan penyelidikan untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian atau penyebab lain di balik kejadian ini.

Penyelidikan lebih lanjut akan difokuskan pada kronologi peristiwa dan keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian. (din)

Editor : Nindia Aprilia
#memakan korban #sragen #Sendang Kun Gerit #Pemandian #Polsek Gemolong