SOLOBALAPAN.COM, SUKOHARJO -- Sebanyak 1000 bendera berkibar usai upacara 17 Agustusan yang digelar di Kabupaten Sukoharjo pada Sabtu, 17 Agustus 2024.
Diketahui, Kabupaten Sukoharjo menggelar upacara bendera memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia hari ini.
Dalam upacara yang dilangsungkan di Alun-alun Satya Negara Sukoharjo hari ini, sejumlah masyarakat yang hadir diimbau untuk tetap guyub rukun.
Dipantau dari lokasi upacara, hadis Bupati Etik Suryani yang juga bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Sang bupati terlihat mengenakan pakaian adat dari Bengkulu dalam gelaran upacara bendera di Alun-alun Satya Negara Sukoharjo.
Tak cuma Bupati, Forkopimda lain juga terlihat mengenakan sejumlah pakaian adat yang beragam dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam upacara bendera tersebut, hadir pula Bupati Sukoharjo dua periode 2000-2005 dan 2005-2010, Bambang Riyanto dan istri Titik Suprapti yang hadir dalam detik-detik proklamasi.
"Ini pakai pakaian adat Bengkulu, karena kita ingin setiap tahun berganti-ganti," kata Etik.
Usai pelaksanaan upacara, tamu undangan dan masyarakat yang menyaksikan disuguhi dengan penampilan tim marching band dari Gema Wijaya Nusantara.
Bahkan di akhir acara, terdapat pesta 1.000 bendera merah putih.
Dalam momen itu, semua pejabat dan ASN yang hadir tampak antusias mengikuti setiap gerakan tarian Maumere.
Disinggung tentang harapan di momen HUT Kemerdekaan ini, Bupati menyampaikan sebagai generasi penerus harus bisa mengisi dengan hal-hal yang positif.
"Tentunya kamu berharap ke depan dari aspek apapun baik dari pembangunan, kesehatan perekonomian lebih baik lagi, dengan Nusantara Baru Indonesia Maju akan lebih baik lagi," harapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa berpesan kepada masyarakat khususnya warga Sukoharjo agar tetap rukun pada Pilkada 27 November 2024 mendatang.
"27 November kita akan melaksanakan Pilkada. Karena Pilkada itu pembelahan masyarakat berdasarkan pilihan, saya harapkan pembelahan ini jangan sampai mengganggu aspek-aspek yang lain, kekerabatan bertetangga, bersosial, tetap berjalan dengan baik," ucap Agus Santosa.
Dalam kesempatan itu, ia juga meminta kepada seluruh warga yang sudah mengantongi hak pilih agar menggunakannya sesuai hati nurani.
"Silahkan gunakan hak pilihnya dengan hati nurani masing-masing," tandas Agus. (kwl/lz)
Editor : Laila Zakiya