Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

HUT RI ke 79, Eks Napi Teroris atau Napiter Dapat Kesempatan Kedua, Wali Kota Teguh Prakosa Siap Hapus Label Mantan Teroris

Antonius Christian • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:50 WIB
Wali kota Surakarta beri kesempatan kedua bagi eks napiter di momen Hari Kemerdekaan HUT RI ke 79.
Wali kota Surakarta beri kesempatan kedua bagi eks napiter di momen Hari Kemerdekaan HUT RI ke 79.

SOLOBALAPAN.COM, SOLO - Di Hari Kemerdekaan HUT RI ke 79 kali ini, pemerintah Kota Solo memberikan kesempatan kedua bagi para eks napiter atau napi teroris.

Sebagai bentuk mewujudkan kemerdekaan kepada setiap penduduk Indonesia, di momen HUT RI ke 79 ini, Pemkot Solo berupaya menghapuskan labeling terhadap mantan pelaku terorisme.

Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa menyebutkan bahwa para eks napiter bakal mendapat kesempatan kedua di momen Hari Kemerdekaan HUT RI ke 79.

Di momen upacara bendera peringatan HUT RI ke 79 yang digelar di Stadion Sriwedari, Pemkot Solo mengajak serta 8 eks napiter untuk memperingati Hari Kemerdekaan lewat agenda upacara.

Tentunya hal ini menjadi pengalaman tersendiri bagi para eks Napiter.

"Lewat Mas Jek (Jek Harun) kemarin sudah ngomong dengan saya, untuk ikut kegiatan di Pemkot. Apapun, upacara yang lain-lain, supaya ada pencerahan, kembali menjadi warga negara yang baik. Dan menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan. Langsung saya persilakan," ujar Teguh.

Lebih lanjut, seharusnya tidak ada lagi labeling eks napiter.

Apalagi para eks napiter sudah kembali berikrar pada NKRI.

"Kalau sudah kembali, ya sudah sebut saja namanya langsung supaya tidak ada labeling. Kalau mental nya sudah kembali, masih ada labeling, ngapain. Ini mengembalikan pola pikir lama," ujarnya.

"Jadi saya garis bawahi, mulai hari ini momen kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia, bagi semua saja. Kita pernah salah, bukan mereka saja. Sehingga kita yang punya kesempatan lebih, seharusnya bisa menerima. berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah, kalau itu sudah terjadi saya yakin, tidak ada perbedaan lagi," urai Teguh.

Teguh menegaskan bahwa Pemkot siap mendukung perjuangan yang dilakukan para eks napiter ini.

Baca Juga: Viral! Sosok Prathita Amanda Aryani Diduga Jadi Pelaku Bully yang Menimpa Mahasiswa PPDS Undip! Warganet: Wajahnya Menyeramkan!

"Perjuangan akan kami dampingi, sing penting ora aneh-aneh. Sampai bisa mandiri untuk menghidupi masyarakat. Kegiatan macam-macam, kita backup untuk anggarannya, kita siap backup penuh," pungkas Teguh.

Sementara itu, Joko Tri Hermanto alias Jeck Harun mengaku senang dengan adanya pencabutan labeling tersebut.

Karena menurutnya, adanya labeling ini membuat mental para eks napiter down.

"Karena yang paling urgent adalah meningkatkan mental temen-temen. Kalau dari bantuan kita tidak kurang-kurang. Tapi ya kembali lagi, kalau bantuan banyak, mentalnya tidak dibina baik, rentan kembali ke kelompok lama," ujarnya.

Ditambahkannya, untuk program pembinaan terus dilaksanakan kepada para eks napiter yang lain.

Total di Soloraya ada sekitar 100-an eks napiter.

"Alhamdulillah kita mendapat sambutan baik oleh Pemkot. Mengikuti Upacara sendiri ada perasaan campur aduk antara sedih dan bangga. Sedih karena dulu pernah pernah berkhianat, bangga karena sekarang rasa nasionalisme semakin kental," tuturnya. (atn/lz)

Editor : Laila Zakiya
#Teguh Prakosa #eks napiter #HUT RI ke 79 #hari kemerdekaan #solo #surakarta