SOLOBALAPAN.COM -Seorang remaja berusia sekitar 17 tahun dilaporkan mencoba bunuh diri di Solo Paragon Mall.
Aksi tersebut berlangsung di area foodcourt mall pada hari Jumat, 9 Agustus 2024. Beruntung, remaja tersebut tidak kehilangan nyawanya.
Menurut informasi yang diperoleh dari Jawa Pos Radar Solo (Solo Balapan Group), insiden ini terjadi sekitar pukul 13.30 siang.
Para pengunjung mall terkejut dengan percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh remaja tersebut.
"Sekitar pukul 12 siang lebih, tiba-tiba ada seseorang yang jatuh dari lantai food court."
"Korban adalah pelajar, berdasarkan kartu identitasnya lahir tahun 2007," ujar Lika, salah satu petugas pameran yang menyaksikan kejadian tersebut.
Lika, yang sedang bertugas di pameran furniture, melihat langsung korban jatuh di atas salah satu spring bed yang dipajang di sisi selatan.
Saat itu, remaja berjenis kelamin lelaki itu sempat terpental dan terguling di sisi kasur.
"Begitu terjun ke kasur agak mental ke sisi pinggirannya," terangnya.
Korban percobaan bunuh diri tersebut masih hidup.
“Korban tidak meninggal dunia, namun mengeluhkan sakit di punggung. Ia langsung dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah Solo,” kata Kapolsek Banjarsari, Kompol Pardjono.
Hasil penyelidikan polisi menunjukkan bahwa remaja tersebut, yang dikenal dengan inisial ASH, mengidap gangguan kepribadian bipolar.
Polisi menduga kejadian tersebut dipicu oleh keterlambatan ASH dalam mengonsumsi obat.
“Informasi yang kami terima menyebutkan bahwa ia mengidap bipolar dan bergantung pada obat. Kemungkinan besar kejadian ini terjadi karena ia telat minum obat,” tambah Pardjono.
Terlepas dari itu, gangguan bipolar merupakan kondisi kesehatan mental yang menyebabkan perubahan ekstrem dalam suasana hati, energi, tingkat aktivitas, konsentrasi, dan kemampuan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Orang yang mengidap gangguan bipolar dapat mengalami perubahan suasana hati yang drastis.
Mulai dari perasaan sangat gembira hingga tiba-tiba merasa sangat sedih dan putus asa.
Perubahan ini dapat mempengaruhi kebiasaan tidur, tingkat energi, perilaku, serta kemampuan berpikir mereka.
Perlu diketahui bahwa gangguan bipolar adalah kondisi seumur hidup, yang berarti tidak bisa sembuh sepenuhnya. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo