SOLOBALAPAN.COM - Kebakaran hebat terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Paulan yang berada di ruas jalan Adi Sucipto, Kecamatan Colomadu pada Rabu (31/7) pagi.
Tidak hanya melahap dispenser BBM, satu unit mobil juga turut terbakar.
Dari pantauan koran ini di lapangan, sejumlah petugas pemadam kebakaran terlihat memadamkan api yang sempat membara.
Proses pendinginan langsung dilakukan oleh petugas guna memastikan tidak ada lagi titik api.
Satu unit mobil jenis minibus yang diduga berada di titik paling dekat dengan api ludes terbakar, dilalap si jago merah.
Sri Widodo, salah seorang saksi mata di lapangan, menuturkan saat kejadian dirinya sedang beristirahat di area masjid SPBU hingga akhirnya api mulai berkobar sekitar pukul 07.30 pagi.
"Lagi duduk-duduk, terus dari arah yang ngisi bensin itu teriak api, sontak saya lari," ujarnya.
"Sudah sampai jalan situ, masuk lagi ambil motor karena panik tadi lupa. Tadi sempat dipadamkan sama petugas SPBU pakai alat semprot (APAR), cuma apinya semakin besar. Akhirnya baru padam setelah pemadam kebakaran datang," tambahnya.
Widodo menjelaskan, saat kejadian kondisi SPBU tidak terlalu ramai. Namun, ada sejumlah kendaraan yang mengantre untuk mengisi BBM.
"Tadi di belakang mobil itu ada dua. Nah, mobilnya itu paling depan. Mungkin karena tidak sempat, akhirnya ikut terbakar. Yang di belakang tadi masih bisa kabur untungnya," pungkas Widodo.
Pihak manajemen SPBU masih enggan memberikan keterangan terkait penyebab kebakaran maupun titik awal munculnya api.
Sementara itu, Kapolsek Colomadu AKP Bambang Subekti membenarkan adanya kejadian terbakarnya SPBU di wilayah hukumnya tersebut.
"Ya benar SPBU Colomadu, Karanganyar terbakar. Masih dimintai keterangan terkait penyebab kejadian," tutur Subekti.
Dia mengatakan total ada tiga mesin dispenser atau pompa pengisian SPBU di lokasi kejadian. Dari jumlah tersebut, satu yang terbakar dan sisanya aman tidak terbakar.
"Sudah ada tiga kendaraan mobil pemadam kebakaran dari BPBD dan Damkar untuk memadamkan api. Pemadaman berlangsung selama 30 menit," katanya.
Ia menambahkan bahwa saat ini masih dalam proses pendinginan. SPBU ditutup sementara dengan memasang garis polisi.
"Kami pasang garis polisi di lokasi kejadian. Operasional SPBU sementara ini dihentikan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Terpisah, Area Manager Communication, Relations, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Brasto Galih Nugroho, mengaku baru mengecek adanya laporan kebakaran tersebut.
"Baru kita cek (kejadian kebakaran SPBU Colomadu, Karanganyar)," kata Brasto. (atn)
Editor : Nindia Aprilia