SOLOBALAPAN.COM, SOLO - Masalah baru bermunculan usai Taman Balekambang selesai dilakukan revitalisasi baru-baru ini.
Salah satu masalah usai Taman Balekambang dibuka kembali setelah dilakukan revitalisasi adalah persoalan tarif parkir.
Dibuka kembali oleh Wapres Ma'ruf Amin, tarif parkir untuk masyarakat yang datang ke Taman Balekambang dinilai ugal-ugalan.
Banyak yang dimintai tarif parkir dengan nominal yang tak sesuai dengan ketentuan yang telah diatur oleh Pemkot Surakarta.
Keluhan soal tarif parkir tersebut disampaikan masyarakat melalui laman Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS).
Dimana hingga Selasa (30/7), ada empat aduan dari masyarakat baik kepada Pemkot maupun Wali Kota Solo terkait tarif parkir melebihi aturan yang berlaku.
Terkait adanya sejumlah aduan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo Taufiq Muhammad mengakui bila pihaknya kebanjiran komplain dari masyarakat mengenai tarif parkir di Taman Balekambang.
Taufiq menjelaskan seharusnya fasilitas parkir Taman Balekambang dibuka.
"Taman Balekambang gak ada parkirnya. Kebijakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata parkir tidak boleh di dalam. Sedangkan di luar belum disiapkan. Yang ada banyak aduan terus," tutur Taufiq.
Sementara itu, Kepala UPTD Parkir Dishub Solo Haryono menjelaskan bila hal tersebut juga telah ditindaklanjuti pihaknya.
Apalagi lokasi Taman Balekambang tak jauh dari Kantor Dishub.
"Namun ketika kita datangi warga yang diduga menaikan tarif, kita ada yang mengakui. Jadi itu warga yang tinggal di kawasan balekambang, sehingga memanfaatkan kondisi ramai," ujarnya.
Haryono juga mengatakan bahwa ruas jalan di Taman Balekambang sejak tahun 2023 lalu pengelolaannya ada di tangan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo.
"Untuk itu pengawasan ada di dinas terkait. Untuk itu, kita akan evaluasi fenomena ini ke depan. Sehingga tidak ada lagi kejadian seperti di Zayed dulu," ujarnya.
Dijelaskan Haryono, sebenarnya kawasan Balekambang memiliki lahan parkir.
Lahan parkir milik Taman Balekambang itu bisa muat untuk 200 kendaraan roda empat. Bahkan untuk bus pariwisata.
"Cuma kenapa tidak dibuka bukan kapasitas kami. karena berada berada di Disbudpar," pungkas Haryono.
Ketika ditemui terpisah, Sekda Solo Budi Murtono menjelaskan telah meminta Dishub Solo menertibkan parkir di sekitar Taman Balekambang akhir pekan lalu.
Saat ini, Pemkot Solo sedang mengkaji kantong parkir yang bisa mendukung Taman Balekambang.
"Akan kita evaluasi. Karena mau bagaimapun kenyamanan untuk masyarakat ini yang utama," pungkas Budi. (atn/lz)
Editor : Laila Zakiya