SOLOBALAPAN.COM – Teguh Prakosa selaku Wali Kota Surakata merencanakan program Makan Jumat Berkah jelang uji coba program makan siang gratis yang dijadwalkan Gibran Rakabuming akan dilangsungkan di Solo.
Teguh Prakosa mengatakan bahwa program makan siang gratis yang menjadi unggulan pasangan Prabowo-Gibran itu bakal diujicobakan pada Kamis, 25 Juli 2024 mendatang.
Pasca uji coba program makan siang gratis tersebut, Teguh Prakosa menyiapkan program Makan Jumat Berkah yang akan diberikan kepada masyarakat secara gratis.
Menurut Teguh, program Makan Jumat itu akan dilangsungkan sebagai ancang-ancang sebelum program makan siang gratis nantinya benar-benar diterapkan.
Hal tersebut disampaikan Teguh Prakosa saat meninjau kegiatan MPLS di SMP Negeri 14 Surakarta.
Ia membuka obrolan dengan tradisi masing-masing saat ditanya kelanjutan rencana uji coba program makan siang gratis yang sebelumnya disampaikan Wapres 2024-2029 Gibran Rakabuming di Solo belum lama ini.
Lebih lanjut dirinya pun membeberkan rencananya untuk menerapkan Makan Jumat di beberapa sekolah dalam waktu dekat.
“Kita ini kan sudah ada tradisi masing-masing. Diawali tahun ajaran baru ini di beberapa sekolah akan ada makan hari jumat. Anggap saja itu Jumat Berkah,” terang dia.
Walikota menilai konsep makan hari jumat itu mirip dengan Makan Siang Gratis yang dicanangkan Prabowo-Gibran.
Untuk menu-menu pilihan yang akan diberikan pada anak sekolah itu tidak kalah dengan mutu program makan siang gratis meskipun dilaksanakan dengan cara sederhana.
“Mestinya dengan kesederhanaan, tapi mutu makanya tidak kalah. Kalau ini anggarannya Rp 12.500/anak. Makanya kalau dari pusat anggaranyan Rp 7.500/anak apakah di Solo bisa jalan? Makanya kita siapkan itu,” beber Teguh.
Makan Hari Jumat atau ‘anggap saja’ Jumat Berkah itu memang bukan program yang dilakukan setiap hari.
Meski demikian hal itu diharapkan mampu memberikan evaluasi yang baik bagi pemerintah kota sebelum Program Makan Siang Gratis itu mulai diterapkan secara menyeluruh.
“Nanti dijadwalkan untuk beberapa sekolah dan kami akan meninjau. Ini lepas dari pembiayaan APBN karena transisinya kan Oktober. Jadi bukan kita ingin mendahului, tapi ini ide kreatif yang sudah dimulai di beberapa sekolah. Nanti tinggal support di kesehatan dengan pemberian vitamin,” beber Wali Kota Teguh. (ves)
Editor : Laila Zakiya