Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Aplikasi Simontok Milik Dispangtan Solo Dinilai Tak Pantas, Pemkot Solo: Singkatan Biar Gampang Diingat

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 11 Juli 2024 | 22:56 WIB
Website Simontok Dispangtan Kota Solo.
Website Simontok Dispangtan Kota Solo.

SOLOBALAPAN.COM - Aplikasi bernama Sistem Monitoring Stok dan Kebutuhan Pangan Pokok atau Simontok milik Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Peternakan (Dispangtan) Kota Solo, Jawa Tengah, mendapatkan sorotan masyarakat.

Nama aplikasi Simontok ini belakangan dianggap tak sopan lantaran mengandung unsur kata yang ambigu.

Awalnya, aplikasi Simontok yang berupa singkatan ini difungsikan untuk monitoring data kebutuhan dan ketersediaan komoditas pangan di Kota Solo.

menanggapi kegaduhan tersebut, Kepala Dispangtan Kota Solo Eko Nugroho Isbandijarso turut angkat bicara.

Dia menyampaikan bahwa tujuan dari singakatan aplikasi itu agar lebih menarik dan gampang untuk diingat.

Eko sempat mengakui dirinya diminta untuk mengganti nama aplikasi tersebut karena mendapat banyak kritikan.

"Kita tidak berpikiran jorok, singkatan itu karena biar menarik dan mudah diingat. Dan tidak perlu ganti namanya, cuma singkatannya tidak kita pakai langsung kepanjangannya," kata Eko, Kamis (11/7/2024).

Dia menciptakan aplikasi itu saat mengikuti pendidikan dan pelatihan kepemimpinan.

Saat itu, Eko menjabat sebagai Kepala Bidang Ketersediaan dan Cadangan Pangan di Dispangtan Kota Solo.

Dia mengungkapkan bahwa aplikasi Simontok merupakan salah satu inovasi untuk memudahkan pemantauan distribusi dan ketersediaan pangan.

"Aplikasi ini isinya berapa stok (pangan) yang masuk ke Solo. Kemudian seberapa besar jumlah yang dikonsumsi. Sehingga, kita bisa lihat ketersediaan pangan dan kebutuhan," ungkap dia.

"Kita juga bisa mengetahui naik turunnya pasokan. Bisa melihat bulan dimana pasokan naik atau turun. Supaya kita bisa mengetahui kemungkinan terjadinya inflasi," sambung Eko.

Eko menjelaskan bahwa aplikasi Simontok hanya dapat digunakan oleh distributor pangan dan lurah pasar di Solo.

Meskipun demikian, masyarakat umum memiliki akses untuk melihat informasi stok kebutuhan komoditas pangan di Solo melalui aplikasi tersebut.

"Yang bisa mengakses yakni distributor atau lurah pasar yang ada di Solo," ungkapnya. (did)

 

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#dispangtan #SIMONTOK #kota solo #pemkot solo