SOLOBALAPAN.COM – Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar jamasan pusaka di Siti Inggil, Kompleks Keraton Kasunanan, Kamis (13/6).
Kegiatan adat tersebut merupakan rangkaian Grebeg Besar yang puncaknya akan didakan pada Selasa (18/6) mendatang.
Kegiatan dimulai pukul 11.00 WIB diawali dengan aksi bersih-bersih kawasan Siti Inggil pada beberapa jam sebelumnya.
Setelah semuanya dibersihkan, puluhan abdi dalem yang terlibat kala itu mulai prosesi inti jamasan dengan rangkaian doa, hingga membersihkan meriam pusaka yang dikenal dengan sebutan Nyai Setomi itu.
“Ini jamasan Nyai Setomi, biasanya dilaksanakan sebelum gunungan (Grebeg Besar dan Grebeg Syawal).
Kalau dikeraton itu dilakukan dua kali, beberapa hari sebelum gunungan pasti diadakan acara (jamasan ini),” terang GKR Timoer Rumbai saat kegiatan berlangsung.
Dalam kegiatan adat itu, para abdi dalem membersihkan seluruh area hingga ke bagian kerobong (penutup) yang dipakai untuk menyimpan meriam pusaka tersebut.
Namun untuk jamasan pada bagian ini hanya bisa dilakukan oleh abdi dalem yang sudah disumpah untuk menjalankan prosesi itu.
“Prosesinya, dibersihkan dengan lap dan dipakaikan air kembang, dikeringkan dan diminyaki. Sebelumnya ada doa dulu, pakemnya seperti itu. Mohon izin pada Allah agar acara ini lancar dan tidak ada halangan,” terang putri Pakoe Boewono XIII itu.
Kegiatan jamasan pusaka seperti ini, sambung dia, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sebelum Grebeg Besar atau Grebeg Syawal.
Artinya, berdekatan dengan Idul Adha ini kegiatan jamasan yang dilakukan merupakan rangkaian kegiatan adat dari Hajad Dalem Grebeg Besar yang puncaknya akan dilakukan pada sehari pasca Idul Adha yakni di 18 Juni mendatang.
“Makna jamasan ini membersihkan diri dari segala hal yang buruk. Makanya semuanya dibersihkan sebelum memasuki Idul Adha,” terang Timoer.
Sekadar informasi, SISKS PB XIII Hangabehi bakal menggelar rangkaian kegiatan Hajad Dalem Grebeg Besar Jimawal 1957 dalam rangka pelestarian budaya.
Seperti biasanya, puncak dari rangkaiannya akan digelar dengan Kirab Gunungan yang dilaksanakan pada Selasa (18/6) pagi.
“Mulainya dari keraton menuju Masjid Agung, pesertanya kurng lebih 700 orang,” terang Pengageng Parentah Karaton, Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KGPHA Dipokusumo lewat surat resminya belum lama ini. (ves/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo