Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Bondo Loemakso Dijual Belasan Miliar, Keraton Kasunanan: Aset Itu Sudah Bukan Milik Keraton Sejak 20 Tahun Lalu

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 6 Juni 2024 | 04:13 WIB
Situasi Bondo Loemakso yang dijual belasan miliar.
Situasi Bondo Loemakso yang dijual belasan miliar.

SOLOBALAPAN.COM – Bangunan megah di timur supit urang Keraton Kasunanan atau yang dikenal dengan Bondo Loemakso dijual dengan harga fantastis sampai belasan miliar.

Dikonfirmasi dari sejumlah pihak, aset tersebut ternyata memang sudah bukan milik Keraton Kasunan.

Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta, KP Eddy Wirabhumi membenarkan kabar tersebut.

Dalam kesempatan itu dirinya juga menjelaskan bahwa aset yang dibangun pada periode kepemimpinan Pakoe Boewono (PB) X sekitar tahun 1917 itu dipastikan bukan lagi milik keraton Kasunan Surakarta.

“Sudah jadi milik perseorangan sejak 20-an tahun yang lalu. Tidak jelas proses perpindahannya bagaimana tapi aset itu sudah bukan lagi milik keraton,” terang dia via sambungan telepon, Rabu (5/6) siang.

Seingat dia, bangunan yang dulunya merupakan kantor keuangan dan simpan pinjam para abdi dalem itu sudah berpindah tangan sebelum PB XII meninggal dunia.

Saat ini, LDA Keraton Kasunanan selaku lembaga resmi yang sah dimata hukum dalam pengelolaan aset keraton sedang berupaya melakukan pendataan terhadap aset-aset keraton baik yang masih dikelola maupun sudah berpindah tangah.

“Kami sedang memetakan dan melakukan pendataan, termasuk Bondo Loemakso itu. Ada rencana untuk memperjuangkan aset-aset itu kembali,” terang Eddy yang sedang berada di luar negeri itu.

Pindah kepemilikan dari keraton ke milik pribadi itu dibenarkan sejarawan UNS, Soesanto. Dirinya membenarkan bahwa aset yang berada di Jl Untung Suropati, Ps. Kliwon itu sudah bukan menjadi milik keraton sejak cukup lama.

Bahkan sebelum ada kabar dijual seperti ini bangunan bersejarah yang dulu sebagai tonggak perekonomian moderen dari Keraton Kasunanan itu sempat dipakai untuk kantor siaran radio, dan sebagainya.

“Benar sudah bukan milik keraton. Bahkan beberapa tahun kemarin (belum lama ini, Red) sebelum muncul kabar dijual itu pernah dipakai Kantor Radio. Waktu itu juga sudah bukan lagi milik keraton,” kata dia saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Solo. (ves/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Keraton #kasunanan surakarta