Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Wow! Tiap Bulan Ada 100 Pasangan Ajukan Cerai di Karanganyar, Ini yang Pemkab Karanganyar Lakukan

Rudi Hartono RS • Sabtu, 25 Mei 2024 | 01:27 WIB
Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi saat memberikan pembekalan terhadap pasangan yang akan menikah di pendopo raden mas said rumah dinas bupati karanganyar.
Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi saat memberikan pembekalan terhadap pasangan yang akan menikah di pendopo raden mas said rumah dinas bupati karanganyar.

SOLOBALAPAN.COM - Pemerintah kabupaten karanganyar mencatat di tahun 2023 lalu angka perceraian di Kabupaten karanganyar mencapai sekitar 1400 hingga 1500 pasangan mengalami perceraian.

Sedangkan setiap tahunnya, pemerintah mencatat ada sekitar 8000 pasangan yang diketahui menjalani proses pernikahan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Kabupaten Karanganyar Ali Qodri, angkat bicara terhadap pasangan yang akan menjalani proses pernikahan di tahun 2024 di pendopo raden mas said rumah dinas kabupaten Karanganyar, akhir - akhir ini.

Ali Qodri mengungkapkan, bimbingan terhadap pernikahan yang langsung dilakukan oleh Pj Bupati karanganyar, bersama dengan sejumlah narasumber dari Kementerian Agama tersebut, dilakukan selain untuk mengurangi angka perceraian yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Pelaksanaan bimbingan tersebut dilakukan juga untuk menurunkan angka stunting yang ada di Karanganyar dan angka pernikahan dini.

"Dari laporan yang kami peroleh, pertahun itu ada sekitar 1400 - 1500 pasangan di karanganyar itu mengalami cerai, artinya sebulan itu 100 lebih pasangan di Karanganyar itu cerai," terang Ali Qodri.

Dengan adanya sosialisasi tersebut, Ali mengharapkan agar pasangan yang nanti akan melakukan pernikahan di tahun 2024 ini untuk bisa benar - benar memperhatikan.

Diantaranya adalah kesehatan mereka, agar tidak mempengaruhi terhadap proses kehamilan yang akan berdampak pada stunting, serta menjaga keharmonisan rumah tangga agar tidak terjadi perceraian.

Disisi lain, dalam pembinaan yang dilakukan langsung oleh Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi.

Pihaknya mengharapkan agar pasangan yang akan melakukan proses pernikahan di tahun 2024 ini untuk benar - benar memperhatikan kesehatan dan keharmonisan rumah tangga mereka.

"ketika sudah memutuskan menjadi sebuah keluarga itu adalah keputusan besar. Lakukan semuanya dengan baik dan juga bisa menjadikan karanganyar akan lebih baik," terang Timotius. 

(rud/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#karanganyar