SOLOBALAPAN.COM - Banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk membentuk kemandirian dan memupuk kepedulian terhadap lingkungan pada siswa.
Salah satunya melalui kegiatan berkemah di alam terbuka. Hal itu yang dilakukan SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) .
Sebanyak 139 siswa kelas IV dan V mengikuti kegiatan kemah Smart Children Camp (SCC) ke-IX Kepanduan Hizbul Wathan di Agrowisata Kampung Karet, Ngargoyoso, Karanganyar, pada Selasa-Rabu (21-22/5).
Ketua panitia SCC ke-IX Ima Halimatus Sa'diyah mengatakan, para siswa dibagi menjadi enam kelompok putra dan delapan kelompok putri.
Mereka menggunakan transportasi berupa empat truk dan satu bus dari kesatuan Brimob Batalyon C Surakarta.
"Melalui kemah ini kami berharap anak-anak terasah karakter kemandirian dan kepedulian terhadap lingkungan melalui rangkaian kegiatan selama dua hari tersebut," ujarnya.
soloBaca Juga: Wisata Solo Raya: Disebut Louvre Parisnya Indonesia, Museum R Hamong Wardoyo Boyolali Punya Keunikan Tersendiri, Yuk Simak!
Ima menambahkan, para siswa mengikuti serangkaian kegiatan, seperti menanam bibit buah alpukat, wide games, pentas seni, hingga outbond.
"Karakter peduli lingkungan diwujudkan dengan penanaman bibit pohon di area lokasi kegiatan, penggunaan tumbler untuk isi ulang minuman, dan makan tidak menggunakan piring sekali pakai atau boks," ungkap Irma.
Ia menambahkan, "Sedangkan karakter kemandirian ditumbuhkan melalui kegiatan wide games dan outbond."
Sebab, dalam pelaksanaan wide games, siswa melakukan berbagai permainan yang edukatif. Meliputi materi dasar kepanduan seperti sandi angka, tali-temali, tanaman obat keluarga, serta menyambungkan ayat Alquran.
Tidak hanya itu, para siswa mengikuti outbound yang mencakup permainan ketangkasan, dinamika kelompok, serta susur sungai.
Salah satu peserta, Cattleya Aisha Ailaniarka Diandra mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya mengikuti perkemahan.
"Semua kegiatannya menyenangkan, terutama saat api unggun, kami bisa tampil dalam pentas seni hasil latihan bersama kuntum kami sendiri. Meskipun lelah tetap semangat," ujarnya.
(zia/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo