Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siswi SMP di Girimarto Mengakhiri Hidupnya dalam Kondisi Hamil, Wabup: Pelakunya Harus Diusut Tuntas

Iwan Adi Luhung • Senin, 20 Mei 2024 | 23:51 WIB

 

Ilustrasi pelecehan terhadap anak.
Ilustrasi pelecehan terhadap anak.

SOLOBALAPAN.COM - Kejadian adanya siswi SMP asal Kecamatan Girimarto yang gantung diri dalam kondisi hamil menjadi atensi sejumlah pihak. Kasus ini diharapkan bisa terkuak.

Wakil Bupati (Wabup) Wonogiri Setyo Sukarno prihatin atas kejadian tersebut. Pemkab Wonogiri juga menegaskan bahwa tidak mentoleransi pelaku kejahatan yang melanggar Undang-undang Perlindungan Anak (UUPA).

"Kita tidak mentoleransi kejahatan seperti ini," tegas dia Senin (20/5/2024).

Diketahui, anak tersebut tinggal bersama dengan neneknya. Sementara orang tuanya merantau ke luar daerah.

Hal itu menurut wabup menjadi tantangan tersendiri. Supaya kejadian semacam itu tak terulang lagi, maka dibutuhkan pengawasan melekat kepada anak.

"Kita minta ini diusut tuntas. Sampai dengan diketahui pelakunya. Hingga bisa dapat hukan yang setimpal," tegas Setyo Sukarno.

Ketua DPRD Wonogiri Sriyono juga prihatin atas kejadian tersebut. Meski demikian, dia melihat ada kendala lainnya.

Sriyono melihat, ketidaksediaan lapangan kerja di Wonogiri membuat orang tua boro ke luar kota dan meninggalkan anaknya.

"Ini tantangan kita. Kita cari formulasi bagaimana tersedia lapangan kerja yang cukup bagi masyarakatnya. Dengan begitu, orang tua tidak perlu berpisah dengan anak untuk mencari nafkah keluarga," kata dia.

Karena itu, dia menilai investasi dan penciptaan lapangan kerja menjadi hal yang utama di Wonogiri. Pemerintah didorong membuka investasi di Wonogiri. Apalagi, Kota Sukses punya potensi seabrek yang bisa dikembangkan.

"Kita banyak potensi. Laut punya, gunung ada bisa untuk agro dan sebagainya. Di bumi yang kita injak ini, banyak potensi. Itu bisa menciptakan lapangan kerja yang cukup banyak," kata dia.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo memgatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Polisi juga masih mencari informasi terkait kejadian itu.

"Masih kita gali lebih dalam informasinya. Masih proses penyelidikan," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, SV, 15, siswi SMP di Kecamatan Girimarto gantung diri Kamis (16/5/2024).

Remaja ini ditemukan menjerat lehernya sendiri dengan selendang yang diikat di jendela kamarnya. Kondisi korban saat itu hamil sekira 7-8 bulan. (al/di)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#girimarto #wonogiri #pemkab wonogiri #wakil bupati