SOLOBALAPAN.COM - SMAN 1 Simo Boyolali menggelar acara “Gelar Karya P5” pada Kamis (5/16) yang mengusung tema kearifan lokal upacara adat Jawa serta kewirausahaan olahan pangan.
Acara yang diadakan di area sekolah ini dihadiri oleh para siswa, guru, dan orang tua/wali murid.
Gelar Karya P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) bertujuan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam memahami serta mengapresiasi budaya lokal sekaligus meningkatkan kemampuan berwirausaha mereka.
Tema upacara adat Jawa, khususnya Surakarta, dipilih untuk memperkenalkan dan melestarikan nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat Jawa kepada generasi muda.
Dalam acara tersebut, berbagai kegiatan ditampilkan, mulai dari praktek sebelum resepsi pernikahan adat Jawa meliputi pasang tarub, srah-srahan, siraman, dan midodareni.
Dilanjutkan lagi dengan praktek ketika resepsi pernikahan adat Jawa seperti ijab kabul, temu manten, bobot timbang, nanem jero, kacar-kucur, dulangan, sungkeman, hingga ngunduh mantu.
Selain itu, terdapat bazar kewirausahaan hasil karya siswa berupa olahan pangan handmade khas Jawa seperti jenang, klepon, gethuk, dan masih banyak lagi yang disajikan secara menarik ala Gen Z.
Kepala SMAN 1 Simo Boyolali, Bapak Jumadi mengatakan, “Acara ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk melestarikan budaya yang telah berkembang khususnya di Jawa, Surakarta.”
Harapannya melalui pengenalan budaya lokal dan acara kewirausahaan ini, siswa dapat memahami dan menghargai warisan budaya sekaligus memiliki keterampilan untuk masa depan.
Dengan terselenggaranya acara ini, SMAN 1 Simo Boyolali menunjukkan komitmennya dalam mendidik siswa tidak hanya dari segi akademis, tetapi juga dalam hal karakter, budaya,serta keterampilan. (mg10/di)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo