Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Akibat Diserang Tawon Vespa Affinis, Seorang Kakek di Klaten Meregang Nyawa saat Bersihkan Kebun

Angga Purenda • Minggu, 28 April 2024 | 01:00 WIB
Sarang tawon yang berada di lokasi kejadian telah dieksekusi oleh relawan untuk dimusnahkan pada Jumat (26/4).
Sarang tawon yang berada di lokasi kejadian telah dieksekusi oleh relawan untuk dimusnahkan pada Jumat (26/4).

SOLOBALAPAN.COM - Tragedi sengatan tawon Vespa Affinis menimpa seorang kakek berinisial SU, 77, di Klaten pada Jumat (26/4) pada Pukul 16.00 WIB.

Akibat sengatan tawon tersebut menyebabkan korban merengang nyawa usai kejadian mengerikan itu.

Diketaitu hal itu terjadi saat korban membersihkan kebun di pekarangan pondok pesantren (Ponpes) Ta’mirul Qur’an di Desa Karanganom, Kecamatan Karanganom, Klaten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun radarsolo.com kejadian tersebut bermula saat Suratman membersihkan kebun yang berada di samping ponpes pada Jumat (26/4).

Pada saat membersihkan kebun tersebut korban melihat ada buah papaya yang sudah masak. Lantas mencoba mengambil pepaya itu dengan galah bambu.

Saat mengambil buah pepaya itu, galah bambu yang digunakan mengenai sarang tawon vespa affinis yang berada di pohon buah naga.

Ada pun ukuran diameter dari sarang tawon itu sekira 50 cm. Peristiwa itu membuat korban diserang dan disengat kawanan tawon hingga sempat meminta tolong.

Korban lantas dibawa oleh warga dengan membawanya ke Klnik PKU Muhammadiyah Karanganom untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun pada Pukul 16.21 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya jenazah dibawa kembali ke ponpes untuk dimakamkan.

Jajaran Polsek Karanganom baru mendapatkan informasi terkait kejadian tersebut pada Jumat (26/4) malam sekira Pukul 21.00.

Langsung menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian tersebut. Pada saat kepolisian tiba ternyata jenazah sudah dilakukan proses pemakamam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.
Kepolisian langsung melakukan koordinasi dengan pihak ponpes dan keluarga korban. Pada intinya menyatakan bahwa sudah menerima dengan Ikhlas peristiwa yang menyebabkan meninggalnya korban tersebut.

“Jadi korban ini merupakan tukang kebun dari pihak ponpes. Lokasi kejadiannya di sebuah kebun kosong masih dari lingkup ponpes. Sempat dibawa ke fasilitas kesehatan tetapi nyawanya tidak tertolong. Langsung dimakamkan pada hari yang sama pada malamnya,” ucap Kapolsek Karanganom AKP Panut Haryono saat dikonfirmasi pada Sabtu (27/4).

Lebih lanjut, Panut mengungkapkan, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan tenaga medis dari pihak klinik.

Hal itu untuk memastikan bagian tubuh mana saja yang disengat tawon hingga membuat korban meninggal dunia.

Panut menjelaskan, terkait sarang tawon sudah dievakuasi dari lokasi dan langsung dimusnahkan oleh relawan. Hal itu untuk memastikan sudah tidak ada tawon pada kebun tersebut.

“Oleh relawan sudah dieksekusi lalu dimusnahkan. Sarangnnya memang cukup besar, seperti buah semangka. Sepertinya sudah lama sarangnya berada di lokasi kejadian,” tambah Panut.

Panut pun berpesan kepada masyarakat agar tetap hati-hati saat membersihkan kebun kosong.

Salah satunya untuk memastikan tidak ada sarang tawon di lokasi. Hal itu untuk meminimalisir terjadinya serangan tawon yang mematikan tersebut. (ren)

Editor : Nindia Aprilia
#meninggal dunia #klaten #kebun #kakek #tawon