SOLOBALAPAN.COM – Gelaran Wisuda ISI Surakarta periode 1 bertempat di Pendopo Ageng GPH Djoyokusumo hari ini (24/04) berlangsung meriah.
Acara diikuti oleh mahasiswa dari kampus 1 Fakultas Seni Pertunjukkan dan kampus 2 Fakultas Seni Rupa dan Desain.
Para mahasiswa yang mengikuti gelaran wisuda periode 1 ini berjumlah 287 dari mulai Sarjana, Magister, hingga Doktor.
Rinciannya 19 Sarjana Seni Karawitan, 10 Sarjana Etnomusikologi, 9 Sarjana Pedalangan, 6 Sarjana Teater, 22 Sarjana Tari, 17 Sarjana Kriya.
Selanjutnya, ada 26 Sarjana FTV, 30 Sarjana Seni Murni, 41 Sarjana Desain Interior, 32 Sarjana DKV, 10 Sarjana Fotografi, 20 Sarjana Terapan Mode Batik, dan 24 wisudawan Magister Program Studi Seni.
“Di tahun 2024 ini wisudawan wisudawati ISI Surakarta itu karena periode pertama itu jumlahnya tidak sama dengan periode kedua," kata Dr. I Nyoman Sukerna selaku Rektor ISI Surakarta.
"Kita tahu di tahun awal ini 287 (mahasiswa) padahal yang kemarin itu (berjumlah) 418 (mahasiwa yang di wisuda)."
"Berharap pada tanggal 15 bulan Oktober 2024 itu akan berlipat wisudawannya,” ungkapnya pada Rabu (24/04).
Rektor berpesan pada wisudawan, bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus diterapkan pada dunia kerja agar bermanfaat bagi masyarakat banyak.
“Harapan dengan lulusnya mahasiswa ISI Surakarta baik yang sarjana terapan sarjana desain sarjana seni, magister seni dan doktor itu mestinya menjadi sumber daya manusia yang dapat menggerakkan seni budaya yang ada di masyarakat baik itu pelestari, pengetahuan, pembelajaran sampai pengembangannya,” imbuhnya.
Wisuda merupakan peristiwa penting untuk menandai puncak pencapaian akademik baik pada jenjang diploma, sarjana, magister, maupun doktor serta wujud dari penghormatan dan pelepasan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan proses belajar di ISI Surakarta.
ISI Surakarta terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalitas dalam layanan pendidikan sehingga mampu meluluskan sarjana yang kompeten.
Selain itu, para sarjana tersebut diharapkan mempunyai kualifikasi unggulan di bidang seni budaya sehingga setelah lulus dapat segera bekerja sesuai dengan kompetensinya.
Mahasiswa ISI Surakarta yang dibekali soft skill dan hard skill saat di bangku kuliah merupakan bekal yang penting setelah nantinya terjun ke masyarakat.
Dengan ditugaskan membuat penelitian dan pengabdian masyarakat melalui program Kampus Mengajar, kompetensi yang dimiliki mahasiswa dipercaya akan semakin terasah dan siap untuk menghadapi tantangan sesungguhnya.
Rektor berharap para wisudawan merasa bangga jadi bagian dari keluarga besar ISI Surakarta, dengan terus berinovasi, terus belajar, dan memanfaatkan pengetahuan serta keterampilan untuk menciptakan dampak positif dalam dunia seni.
“Saya sebagai pimpinan di ISI Surakarta berharap kepada semua alumni agar memanfaatkan keterampilan yang didapat dalam kuliah, harapan kedua jika ada masalah di kampung atau di masyarakat agar kembali ke kampus jangan diatasi sendiri (jika kesulitan) karena ini nantinya akan bermasalah kalau begitu,” tegas Rektor.
Tahun 2024 ini, ISI Solo akan berusia 60 Tahun. 60 Tahun adalah perayaan tentang komunitas.
ISI Solo telah menjadi rumah bagi banyak seniman, pendidik, dan mahasiswa serta alumni.
Ini adalah kesempatan untuk merayakan orang-orang yang telah membantu membentuk ISI Solo menjadi apa adanya hari ini.
“Secara keseluruhan, usia 60 tahun bagi ISI Solo adalah tentang merayakan masa lalu, menghargai masa kini, dan merencanakan masa depan. Ini adalah perjalanan yang penuh dengan kisah, seni, dan pendidikan - sebuah perjalanan yang layak untuk dirayakan.” pungkasnya. (mg1/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro