SOLOBALAPAN.COM - Dengan target rampung akhir Juni mendatang, proyek revitalisasi pembangunan Pasar Jongke kabarnya akan dikebut.
Dilansir dari Radar Solo, sejumlah rencana pembangunan sudah disiapkan untuk pasar yang berlokasi di Dr. Rajiman, Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo itu dalam rentang 2,5 bulan.
Beberapa pembangunan yang akan dilakukan itu, antara lain, perampungan kios, los, hingga penataan fasad pasar tradisional yang pembangunannya didanai pemerintah pusat itu bakal dikebut.
Hal ini diungkapkan oleh Projects Manajer PT Sinar Cerah Sempurna, Subiyanto mengaku optimis bisa merampungkan Revitalisasi Pasar Jongke dalam 2,5 bulan kedepan.
Meskipun sesuai kontrak, proyek infrastrutur pasar tradisional itu berakhir di 11 Juli 2024, pihaknya menyanggupi permintaan pemerintah agar pekerjaan fisik rampung di 30 Juni 2024.
Subiyanto pun lantas mengungkapkan alasannya merasa optimis dengan target tersebut.
"Kami optimis karena kami kerjanya lembur karena sampai sebelum lebaran sudah 77,02 persen dengan deviasi 1,62 persen," jelas Subiyanto.
"Saat ini fokus kami penyelesaian bagian dalam, penataan lanskap dan fasad. Kalau yang bagian dalam sudah hampir selesai semua," terang dia pada Kamis (18/4).
Proyek yang didanai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu menghabiskan anggaran senilai Rp138 miliar.
Bangunan yang terdiri dari tiga lantai dengan daya tampung 167 kios, 1.118 kios, dan 260 pedagang oprokan itu mengusung konsep bangunan kolonial.
Lantas, tampilannya akan sangat berbeda dengan pasar pasar tradisional lainnya.
Oleh sebab itu, proses finishing di tahap akhir akan menjadi hal yang juga menentukan.
"Untuk atap hanggar pasar sisi barat dan timur juga sudah terpasang tinggal di bagian tengah setelah fasad utama selesai," lanjut Subiyanto.
"Tiga gapura dua sudah hampir jadi tinggal yang tengah ini," beber dia.
Pemerintah Kota Solo berharap proyek yang sudah dimulai sejak pertengahan tahun lalu itu bisa rampung tepat waktu.
Oleh sebab itu, koordinasi intens selalu dilakukan untuk memantau perkembangan proyek tersebut.
"Pihak proyek optimis. Secara fisik ini kan udah lebih tinggal tunggu crane tinggal finishing untuk mengejar target itu," jelas Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa.
"Dari pengalaman kita, pembangunan sekian pasar yang diatas 100 miliar ini yang paling istimewa," terangnya. (ves/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro