SOLOBALAPAN.COM – Lebaran kadang dimanfaatkan beberapa oknum juru parkir (jukir) di Solo untuk mematok tarif parkir secara tidak wajar atau yang kerap disebut ngepruk.
Maka dari itu, Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota Solo pun memberikan peringatan keras.
Dilansir dari Radar Solo, peringatan ini disampaikannya melalui sebuah unggahan story menarik di akun instagramnya, @gibran_rakabuming.
Story yang diunggah pada Minggu (7/4) siang sekitar pukul 11.00 WIB itu menunjukkan ganbar dirinya mengenakan seragam jukir warna biru.
Di gambar tersebut, dia membubuhkan tulisan tebal bernada larangan bagi penerapan tarif parkir di luar ketentuan yang berbunyi "Yen Ono Parkir Ngepruk Kandakno Aku".
Dengan kata lain, Gibran berharap bahwa warga akan melapor jika menemui juru parkir yang menagih tarif yang tidak wajar,
Hal itu pun selaras dengan apa yang ia sampaikan sehari sebelumnya bahwa dirinya akan menindak tegas jukir yang menerapkan tarif ugal-ugalan saat Lebaran tahun ini.
“Laporkan saja kalau ada yang tidak sesuai tarif yang ada,” tegas Gibran pada Sabtu (6/4) disela menghadiri kegiatan di Benteng Vastenburg Solo.
Gibran mewanti-wanti pengasawan di lokasi wisata harus jadi perhatian.
Dia meminta objek wisata yang jadi jujugan seperti Masjid Raya Sheikh Zayed dan sebagainya agar dilengkapi dengan pengawasan yang baik dari pemerintah.
Selain ditujukan bagi juru parkir, ultimatum itu juga ditujukan pada pedagang.
Dia mewanti-wanti agar pedagang dan jukir memberikan tarif yang wajar pada pelanggan saat libur lebaran ini.
“Kalau ada yang ngepruk di tempat parkir dan warung laporkan saja. Nanti akan ditindaklanjuti,” beber Gibran. (ves/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro