Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Antara Pasir dan Rumput, Bahan Ini yang Akhirnya Diputuskan Jadi Alas Alun-alun Utara Keraton Solo

Silvester Kurniawan • Rabu, 27 Maret 2024 | 00:10 WIB
Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, berbicara pada rapat koordinasi tentang alas Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta. (SILVESTER K./ RADAR SOLO)
Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, berbicara pada rapat koordinasi tentang alas Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta. (SILVESTER K./ RADAR SOLO)

SOLOBALAPAN.COM - Akhirnya ada kepastian mengenai alas yang dipakai untuk Alun-alun Utara usai proyek Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta.

Kepastian ini disampaikan Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, usai rapat koordinasi yang digelar pada Selasa (26/3) ini.

Setelah mengalami ketidakpastian, semua pihak sepakat Alun-alun Utara akan dikembalikan menggunakan alas rumput untuk sebagian besar areanya.

Ini menjadi kepastian menimbang pembahasan sebelumnya dimana semua pihak terkait masih mempertimbangkan penggunaan alas pasir di Alun-alun Utara itu.

"Pembahasan bulan lalu itu kan diskusinya material pasir, itu pun masih berdebat pasir sungai atau pasir laut," jelas Teguh pada Selasa (26/3).

"Ini tadi berubah dan disesuaikan dengan fungsinya saat ini," terang dia seperti dikutip dari Radar Solo.

Pertimbangan lainnya terkait fungsi Alun-alun Utara agar bisa dimanfaatkan banyak orang, khususnya untuk kegiatan ekonomi masyarakat.

Salah satunya untuk pelaksanaan berbagai event yang biasanya diselenggarakan di lokasi tersebut.

"Kita harus memfasilitasi masyarakat dan orang lain bahwa alun-alun berfungsi ekonomi," lanjut Teguh.

"Ada Maleman Sekaten dan lainnya untuk event-event. Ini tadi hanya usulan dari pemerintah, bisa dimanfaatkan untuk berbagai event tapi tidak mengurangi filosofi dari Alun-alun itu sendiri," hemat Wawali. 

Penggunaan alas rumput untuk Alun-alun Utara ini juga ditegaskan oleh Perwakilan Keraton Kasunanan sekaligus Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta, KP Eddy Wirabhumi.

Setelah melalui serangkaian pembahasan dalam rapat koordinasi tersebut akhirnya diputuskan bahwa alas Alun-alun Utara dikembalikan seperti sebelumnya yakni menggunakan alas rumput.

"Kita sudah sepakat, semua kembali seperti sebelumnya (pakai rumput, Red)," kata dia. 

Dirinya juga mendapatkan sejumlah masukan dari akademisi dan guru besar yang semuanya mendukung rencana keraton untuk mengembalikan ke alas rumput.

Hal ini disampaikan dia menimbang pengambilan putusan antara pasir atau rumput yang menjadi bahan pertimbangan belakangan ini.

"Untuk jenis rumputnya apa yang nanti memang tahan kami akan mendengar masukan dari guru besar yang mengkaji ini," jelas Eddy.

"Kalau tidak salah namanya rumput keriting, perawatan mudah, tahan perubahan cuaca dan harganya murah. Ini segera bisa langsung dikerjakan," terangnya.

Kendati demikian, Eddy juga menambahkan bahwa keberadaan pasir di Alun-alun Utara tidak bisa ditinggalkan.

Pasir pun kabarnya akan tetap dipakai tapi pada bagian sekitar Ringin Kurung (dua pohon beringin kembar di Alun-alun Utara) saja.

Hal ini dimaksudkan menjadi penanda bahwa dulunya alun-alun tersebut pernah menggunakan alas pasir. (ves/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#rumput #Keraton #pasir #Alas #solo #alun-alun utara